Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Balas Kritikan Kubu Prabowo-Sandiaga, Sri Mulyani Tulis Puisi, Luhut : Sri Mulyani Menteri Terbaik Dunia

- Rabu, 06 Februari 2019 13:17 WIB
793 view
Balas Kritikan Kubu Prabowo-Sandiaga, Sri Mulyani Tulis Puisi, Luhut : Sri Mulyani Menteri Terbaik Dunia

Pesisirnews.com - Kritikan kubu Prabowo-Sandiaga Uno terhadap menteri Keuangan Sri Mulyani yang disebut sebagai menteri pencetak uang dan soal utang negara. Hal itu tidak membuat Menteri Keuangan ini diam, dengan elegannya, Sri Mulyani membalas kritikan itu dengan rangkaian puisi yang diberi judul 'Kala Kamu Menuduh Aku Menteri Pencetak Utang'. Puisi tersebut ia ungkap melalui akun Instagramnya.

Dilansir dari merdeka.com, tak hanya Sri Mulyani, Menteri Koordinator KemaritimanLuhutBinsar Panjaitan juga ikut membela Sri Mulyani. Berikut pembelaan-pembelaan MenkoLuhutuntukSri Mulyani:

1. Luhut: Bu Sri Mulyani itu Menteri Keuangan Terbaik di Dunia

Baca Juga:

Menko Luhut menyebutkan istilah yang mengatakan Sri Mulyani sebagai menteri pencetak utang adalah pernyataan yang tidak etis. Menko Luhut mengaku, dengan kinerjanya selama ini, Sri Mulyani justru diakui dunia.

Bahkan dia menjadi Menteri Keuangan terbaik di dunia dan Asia Pasific versi majalah keuangan The Banker yang dimiliki oleh Financial Times. "Ya tidak etis saja itu (istilah menteri pencetak utang). Bu Sri Mulyani itu Menteri Keuangan terbaik di dunia," tegas Luhut.

Baca Juga:

Menurut Menko Luhut, rasio utang Indonesia terhadap GDP dinilai masih dalam koridor aman terkendali. Selain itu, utang tersebut digunakan untuk hal produktif seperti pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, secara jangka panjang akan memajukan Indonesia itu sendiri.

2. Luhut Sindir Balik Prabowo

Beberapa waktu lalu, Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto menyebut Menteri Sri Mulyani sebagai Menteri Pencetak Uang. "Mungkin (Ganti) menteri pencetak utang. Bangga untuk utang, (tapi) yang suruh bayar orang lain," kata Prabowo.

Tak diam, Menko Luhut kembali sindir Prabowo. Menurutnya, apa yang dikatakan oleh Prabowo tidak seharusnya diucapkan. Karena utang yang dimiliki oleh Indonesia untuk meningkatkan prasarana yang ada di Indonesia. Misalnya pembangunan kawasan ekonomi terpadu yang ada di kawasan Bekasi, Karawang, Purwakarta (BEKAPUR).

"Saat ini kita akan segera finalisasikan kawasan BEKAPUR, karena 60 persen kawasan industri kita berada di sana dan akan dijadikan kawasan ekonomi terpadu. Di situ akan kita buat dan sekarang sedang di finalisasi dan negosiasi oleh Hyundai mobil listrik," kata Luhut.

3. Luhut Sebut Sri Mulyani Menteri Hebat

Menko Luhut juga yakin bahwa Menteri Sri Mulyani sudah menyiapkan berbagai upaya dalam pengelolaan utang agar tetap aman. "Kan Bu Ani (Menteri Keuangan, Sri Mulyani) bilang bisa selesaikan, kan Bu Ani kita mesti percaya Menkeu. Beliau kan menteri yang hebat," kata dia. "Optimis presiden trust beliau (Sri Mulyani) internasional juga percaya sama Ibu Ani (soal utang)," tandasnya.

Utang luar negeri Indonesia tercatat mencapai USD 360,5 miliar atau setara dengan Rp Rp 5.227 triliun hingga Oktober 2018. Angka utang ini naik 5 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Angka utang ini juga naik 0,19 persen jika dibandingkan dengan September 2018 yang hanya USD 359,7 miliar.

Dari angka tersebut, Menko Luhut mengatakan bahwa kondisi utang Indonesia masih tergolong managable. "Sangat managable," kata dia.(***).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil sambut kepulangan Arifa Rahma Maulydha Paskibraka Nasional 2026 asal Inhil dengan penuh kebanggaan
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
Bunda Paud Inhil Katerina Susanti Buka Lomba Kolase Pada Hari Anak Nasional 2026
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
komentar
beritaTerbaru