Minggu, 27 September 2026 WIB

Imam Masjid, Khatib, KUA Harus Dari NU, Kalau Tidak Salah Semua,Kata KH Said Aqil

- Minggu, 27 Januari 2019 16:00 WIB
18.872 view
Imam Masjid, Khatib, KUA Harus Dari NU, Kalau Tidak Salah Semua,Kata KH Said Aqil

PESISIRNEWS.COM-Ketua Umum PB NU Said Aqil Siradj, turut hadir dalam acara hari jadi Muslimat NU ke 73 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dia menuturkan, baik NU secara keseluruhan maupun Muslimat mempunyai peran di tengah-tengah masyarakat.


Dengan gaya khasnya yang selalu mengundang tawa, dia menegaskan, salah satunya yang dipegang adalah di bidang agama. Menurutnya, jika tak dipegang NU, menjadi tidak pas.

Baca Juga:


"Peran agama, harus kita pegang. Misalnya, Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Kantor Urusan Agama, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua," ucap Said Aqil di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (27/1).

Baca Juga:


Dia juga menuturkan, saat ini juga harus banyak peran yang dimainkan oleh NU. Baik itu di bidang ekonomi, budaya, sampai masalah kesehatan. Termasuk soal akhlak.


"Agar apa? Agar kita berperan di tengah-tengah masyarakat," jelas Said Aqil.


Dia mencontohkan, karena selama ini sebenarnya Muslimat diisi oleh tokoh-tokoh ternama. Dan harus muncul lebih banyak lagi untuk masyarakat.


"Membentuk organisasi, umat (harus) yang keren, yang berperan, dan umat yang berkualitas. Muslimat keren tidak? Hebat tidak? Berperan?" tukasnya.

Sumber
: Merdeka.com
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Bupati Inhil Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur, Siap Berlebaran Bersama Masyarakat di Sungai Guntung
Lapor Pak Presiden! Usut Dugaan Penyelewenangan Uang Negara Dibalik Seluruh Penghargaan Dirut PLN
Usai Pilkada, Mafirion Ajak Masyarakat Bersatu Melalui Sosialisasi Empat Pilar*
komentar
beritaTerbaru