Selasa, 20 Oktober 2026 WIB

Diduga Membunuh dan Merampok Ribuan Polisi Filipina Dicopot

- Sabtu, 16 September 2017 17:01 WIB
330 view
Diduga Membunuh dan Merampok Ribuan Polisi Filipina Dicopot
Merdeka.com
Pesisirnews.com - Dugaan aksi kekerasan dan penyalahgunaan wewenang dilakukan sejumlah polisi saat bertugas di Filipina berbuntut panjang. Kepolisian Metro Manila memutuskan membebastugaskan sementara 1200 aparat karena diduga terlibat pembunuhan dan ada yang tertangkap kamera merampok rumah.

Dilansir dari laman Associated Press, Jumat (15/9), keputusan itu diambil oleh Kepala Kepolisian Metro Manila, Oscar Albayalde. Dia memerintahkan 1200 polisi di Kota Caloocan dibebastugaskan dan harus menjalani pelatihan ulang.

Departemen Hukum Filipina kini sedang mengusut dugaan penyiksaan dan pembunuhan oleh empat polisi di Caloocan saat penggerebekan narkoba. Diduga mereka membunuh seorang remaja, Kian Delos Santos (17), dengan alibi dia melawan saat ditangkap. Padahal dari rekaman kamera pengawas terlihat kalau Kian tidak bersenjata dan diseret oleh empat polisi ke sebuah gang, kemudian ditembak mati.

Sedangkan dalam kasus lain, orang tua dari dua remaja di Caloocan mengadu kalau anak mereka disiksa dan dibunuh polisi. Pekan lalu, 13 polisi tertangkap kamera pengawas merampok sebuah rumah ketika melakukan operasi antinarkoba.

Sejak menjabat, Presiden Filipina Rodrigo Duterte menerapkan kebijakan keras terhadap narkoba. Dia memberi izin polisi menembak mati anggota sindikat atau pengguna narkoba melawan saat hendak ditangkap. Namun, hal itu malah menimbulkan gejolak di masyarakat lantaran banyak dari mereka yang dibunuh diduga tidak terkait dengan kasus narkoba. Sedangkan polisi yang dianggap menyalahgunakan wewenang dan melanggar aturan masuk dalam tahap impunitas. Sebab, mereka seolah tak tersentuh hukum dan tak perlu mempertanggungjawabkan perbuatannya lantaran dirasa mendapat restu dari negara buat membunuh (license to kill). Duterte juga pernah berjanji tidak bakal mengusut polisi yang menghabisi orang-orang terlibat narkoba.

Sumber Merdeka.comĀ 

SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
komentar
beritaTerbaru