Kamis, 10 September 2026 WIB

Dilarang Jualan di Pinggir Jalan, Petani Semangka Tikam Polisi

- Sabtu, 21 Juli 2018 19:34 WIB
282 view
Dilarang Jualan di Pinggir Jalan, Petani Semangka Tikam Polisi
Kompas.com

Beijing, Pesisirnews.com - Seorang polisi tewas ditikam di jalanan kota Lanzhou, provinsi Gansu, China setelah pertengkaran soal semangka.

Polisi sudah menangkap tiga orang yang terlibat dalam pembunuhan petugas tersebut.

Rekaman video yang menyebar di media sosial memperlihatkan sosok seorang pria yang tergeletak tak bergeral dan berlumuran darah di jalanan.

Baca Juga:

Peristiwa ini berawal saat petugas Biro Penegakan Hukum dan Administrasi Perkotaan atau oleh warga lokal disebut chengguan sedang melakukan penertiban.

Mereka mencoba menghentikan seorang petani dan dua putranya menjual semangka di tepian jalan. Demikian dikabarkan sejumlah media setempat.

Baca Juga:

Menurut para petugas, usaha lapak semangka itu ilegal karena tak memiliki izin dari pemerintah. Sehingga mereka mencoba menyita barang dagangan dan kendaraan si petani.

Si petani semangka dan kedua putranya langsung ditangkap. Sementara selain satu petugas chengguan tewas, dua lainnya terluka.

Para petugas chengguan itu bekerja untuk Biro Manajemen Perkotaan, sebuah badan pemerintah yang ada di setiap kota di China.

Badan ini bertanggung jawab untuk menegakkan hukum yang terkait dengan industri, perdagangan, penghijauan, pengendalian polusi, perlindungan lingkungan, dan lainnya.

Seringkali terjadi gesekan antara para petugas chengguan dan para pedagang kaki lima di China. Bahkan tak jarang terjadi bentrokan yang memakan korban.


Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Buka Lahan dengan Membakar di Suaka Margasatwa Kerumutan, Tiga Orang Jadi Tersangka
Temui Polisi Malaysia, Kapolda Riau Paparkan Gotong Royong Tangani Karhutla
Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
komentar
beritaTerbaru