Sabtu, 25 Juli 2026 WIB

Setahun Menginap di Hotel Tanpa Membayar, Pria Ini Ditangkap

- Senin, 22 Januari 2018 21:43 WIB
515 view
Setahun Menginap di Hotel Tanpa Membayar, Pria Ini Ditangkap
Ilustrasi hotel

Beijing, Pesisirnews.com - Seorang pria di China ditangkap aparat keamanan setelah menginap selama setahun di sebuah hotel tetapi tidak membayar tagihannya.

Pria yang hanya disebut bermarga Li itu adalah seorang agen perjalanan. Tak lama setelah menikah pada awal 2013, Li dan istrinya pindah ke sebuah resor di Kunming, provinsi Yunnan.

Menurut harian The Spring City Evening News, Li dan istrinya menginap di resor itu karena apartemen mereka sedang direnovasi.

Baca Juga:

Pasangan pengantin baru itu amat menyukai dan menggunakan semua fasilitas yang ada di resor itu, termasuk spa dan buffet.

Awalnya Li membayar tagihan hotel dengan menggunakan semacam kartu kredit yang bisa diisi ulang, hadiah dari sebuah maskapai penerbangan karena Li bisa menjual tiket perusahaan tersebut.

Baca Juga:

Saldo awal kartu itu sebesar 10.000 yuan atau hampir Rp 21 juta. Namun, dengan cepat saldo kartu itu terkuras untuk membayar tagihan hotel.

Namun, pasangan tersebut amat menyukai hotel itu dan memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal mereka dan mengisi ulang kartu itu beberapa kali.

Namun, setelah beberapa bulan, Li tidak mengisi kartu tersebut dan tak membayar tagihan. Alhasil, tagihan Li membengkak hingga 88.000 yuan atau sekitar Rp 183 juta.

Li dan istrinya kemudian meninggalkan tempat itu dan manajemen hotel menggugat pria tersebut karena gagal membayar utang dalam waktu yang dijanjikan.

Manajemen hotel kemudian mengadukan masalah ini ke pengadilan distrik Wuhua yang kemudian menyidangkan kasus tersebut.

Sayangnya saat pengadilan memutuskan agar Li membayar semua utangnya, pria tersebut malah mangkir dari panggilan sidang.

Dia memilih kabur, menghlang, dan mengganti identitasnya dengan harapan tak bisa ditemukan.

Di saat yang sama, Li terlibat sengketa keuangan dengan sebuah pengembang perumahan di pengadilan distrik Xishan.

Majelis hakim di pengadilan itu juga memenangkan lawan Li dan memerintahkan agar salah satu properti milik pria itu dijual untuk membayar utang.

Kasus tersebut bisa diselesaikan dan Li masih memiliki sisa 100.000 yuan dari penjualan propertinya.

Mengetahui hal itu, pengadilan Wuhua memerintahkan Li membayarkan uang tersebut untuk membayar tagihan hotel yang belum dia bayar.

Li kemudian akhirnya muncul di pengadilan Wuhua. Namun, bukannya membayar kewajibannya, dia malah memaki-maki petugas pengadilan dan meminta pengembalian uang sebesar 50.000 yuan.

Pengadilan pun merespon ulah Li. Petugas pengadilan kemudian menangkap pria itu dan menjatuhkan hukuman kurungan selama 15 hari.

Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset
Bupati Herman Lepas 131 Jamaah Umrah PT Bimalyndo Hajar Aswad, Pesankan Jaga Kesehatan dan Doakan Daerah
Bupati Herman Tinjau Revitalisasi SDN 005 Pulau Burung, Pastikan Pembangunan Pendidikan Tepat Waktu dan Berkualitas
Bupati Herman Tutup MTQ Ke-16 Pulau Burung, Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an dan Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Polres Indragiri Hilir Pererat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Inhil pada Hari Bakti Adhyaksa ke-66
komentar
beritaTerbaru