Rabu, 09 September 2026 WIB

Setahun Menginap di Hotel Tanpa Membayar, Pria Ini Ditangkap

- Senin, 22 Januari 2018 21:43 WIB
519 view
Setahun Menginap di Hotel Tanpa Membayar, Pria Ini Ditangkap
Ilustrasi hotel

Beijing, Pesisirnews.com - Seorang pria di China ditangkap aparat keamanan setelah menginap selama setahun di sebuah hotel tetapi tidak membayar tagihannya.

Pria yang hanya disebut bermarga Li itu adalah seorang agen perjalanan. Tak lama setelah menikah pada awal 2013, Li dan istrinya pindah ke sebuah resor di Kunming, provinsi Yunnan.

Menurut harian The Spring City Evening News, Li dan istrinya menginap di resor itu karena apartemen mereka sedang direnovasi.

Baca Juga:

Pasangan pengantin baru itu amat menyukai dan menggunakan semua fasilitas yang ada di resor itu, termasuk spa dan buffet.

Awalnya Li membayar tagihan hotel dengan menggunakan semacam kartu kredit yang bisa diisi ulang, hadiah dari sebuah maskapai penerbangan karena Li bisa menjual tiket perusahaan tersebut.

Baca Juga:

Saldo awal kartu itu sebesar 10.000 yuan atau hampir Rp 21 juta. Namun, dengan cepat saldo kartu itu terkuras untuk membayar tagihan hotel.

Namun, pasangan tersebut amat menyukai hotel itu dan memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal mereka dan mengisi ulang kartu itu beberapa kali.

Namun, setelah beberapa bulan, Li tidak mengisi kartu tersebut dan tak membayar tagihan. Alhasil, tagihan Li membengkak hingga 88.000 yuan atau sekitar Rp 183 juta.

Li dan istrinya kemudian meninggalkan tempat itu dan manajemen hotel menggugat pria tersebut karena gagal membayar utang dalam waktu yang dijanjikan.

Manajemen hotel kemudian mengadukan masalah ini ke pengadilan distrik Wuhua yang kemudian menyidangkan kasus tersebut.

Sayangnya saat pengadilan memutuskan agar Li membayar semua utangnya, pria tersebut malah mangkir dari panggilan sidang.

Dia memilih kabur, menghlang, dan mengganti identitasnya dengan harapan tak bisa ditemukan.

Di saat yang sama, Li terlibat sengketa keuangan dengan sebuah pengembang perumahan di pengadilan distrik Xishan.

Majelis hakim di pengadilan itu juga memenangkan lawan Li dan memerintahkan agar salah satu properti milik pria itu dijual untuk membayar utang.

Kasus tersebut bisa diselesaikan dan Li masih memiliki sisa 100.000 yuan dari penjualan propertinya.

Mengetahui hal itu, pengadilan Wuhua memerintahkan Li membayarkan uang tersebut untuk membayar tagihan hotel yang belum dia bayar.

Li kemudian akhirnya muncul di pengadilan Wuhua. Namun, bukannya membayar kewajibannya, dia malah memaki-maki petugas pengadilan dan meminta pengembalian uang sebesar 50.000 yuan.

Pengadilan pun merespon ulah Li. Petugas pengadilan kemudian menangkap pria itu dan menjatuhkan hukuman kurungan selama 15 hari.

Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru