Sabtu, 05 September 2026 WIB

Politisi Malaysia Kritik Seragam Pramugari Terlalu Seksi

- Rabu, 20 Desember 2017 16:48 WIB
3.213 view
Politisi Malaysia Kritik Seragam Pramugari Terlalu Seksi
Ilustrasi

Malaysia, Pesisirnews.com - Dua politisi dari partai berpengaruh mengkritik seragam pramugari dan kru kabin maskapai penerbangan Malaysia dengan menyebutnya terlalu terbuka.

Dua politisi partai Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (Umno), Senator Abdullah Mat Yasim dan Senator Megat Zulkarnain Omardin mengkritik seragam pramugari dari dua maskapai penerbangan, yakni AirAsia dan Firefly

Dilaporkan New Strait Times, pakaian yang terlalu mencolok juga tidak sesuai dengan budaya Malaysia yang dikenal sebagai negara Islam.

Baca Juga:

Menurut Senator Abdullah, seragam untuk kru kabin wanita dapat menggerakkan penumpang.

"Komisi penerbangan Malaysia (Mavcom) harus memperhatikan hal ini," kata Senator Abdullah dalam debat parlemen yang membahas amandemen Undang-undang Mavcom, Senin (18/12/2017).

Baca Juga:

Pandangan Senator Abdullah turut didukung rekannya, Senator Megat Zulkarnain yang mengusulkan agar dilakukan perombakan dalam desain seragam pramugari dan kru kabin itu.

"Istri saya bahkan merasa cemas kapan pun saya terbang sendirian menggunakan Malindo atau AirAsia. Ini merepotkan saya," kata Senator Megat dengan nada bercanda.

Menurut Senator Abdullah, meskipun seragam pramugari maspakai penerbangan Malindo tidak terbuka, namun terlalu memperlihatkan lekuk tubuh.

Pandangan kedua senator itu mendapat pujian dari wakil presiden Dewan Negara Malaysia, Abdul Halim Abd Samad, yang menilai perlu ada pembahasan terkait seragam pramugari.

Ini bukan kali pertama topik seragam pramugari diangkat untuk dibahas dalam undang-undang.

Pekan sebelumnya, Senator Hanafi Mamat dari Kelantan juga menyampaikan perlunya pramugari dan kru kabin wanita mengenakan seragam syariah yang sesuai dengan Malaysia sebagai negara Islam.

"Wisatawan mungkin saja mendapat kesan yang salah soal Malaysia jika pramugari berpakaian seksi dan tidak pantas," katanya.

Sumber Kompas.com

SHARE:
beritaTerkait
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja
Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung
Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
Yuliantini Hadiri Riau Economic Forum, Inhil Dorong Hilirisasi Komoditas Kelapa
komentar
beritaTerbaru