Rabu, 28 Oktober 2026 WIB

Kecam Pengakuan AS terhadap Yerusalem, Restoran di Gaza Ini Beri Diskon 80 Persen Bagi Warga Korut

- Senin, 18 Desember 2017 17:34 WIB
814 view
Kecam Pengakuan AS terhadap Yerusalem, Restoran di Gaza Ini Beri Diskon 80 Persen Bagi Warga Korut

Pesisirnews.com - Sebuah restoran di Jalur Gaza menawarkan diskon besar-besaran bagi warga Korea Utara sebagai bentuk rasa terima kasih kepada pemimpin negeri itu Kim Jong Un.

Pasalnya, Kim Jong Un menjadi salah satu pemimpin dunia yang paling kuat menentang langkah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Diskon 80 persen bagi pelanggan asal Korea Utara sebagai penghargaan atas dukungan pemimpin Kim Jong Un terhadap Palestina," demikian tertulis di Restoran Rabaa di kamp pengungsi Jabalia.

Baca Juga:

Namun, agaknya sang pemilik restoran, Salim Rabaa, tak akan mendapatkan pelanggan asal Korea Utara dalam waktu dekat ini.

Sebab, tak ada seorang pun warga Korea Utara yang berada di Jalur Gaza saat ini atau warga Palestina yang juga memegang paspor Korea Utara.

Baca Juga:

"Saya tahu tak ada warga Korea Utara di Jalur Gaza, tetapi inilah yang setidaknya bisa saya tawarkan sebagai bentuk rasa terima kasih," kata Salim.

Selain itu, Salim juga memasang beberapa foto Kim Jong Un di rumah makan kecil itu. 

Dan, langkah Salim ini menjadi perbincangan warga dan pelanggan restoran tersebut.

"Saya mencintai Kim Jong Un karena dia berdiri menentang Amerika," kata seorang pelanggan.

"Saya akan menemui dan menyalami warga Korea Utara jika mereka muncul di sini," tambah pelanggan lain.

Kim Jong Un menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai "orang pikun" serta menyebut keputusannya terkait Yerusalem sebagai sebuah langkah cerobah dan aksi jahat.

Israel menduduki sisi timur Yerusalem sebagai hasil Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mendeklarasikan seluruh kota itu sebagai ibu kotanya yang tak terpisahkan.

Namun, langkah Israel ini tak diakui dunia internasional, apalagi Palestina menganggap Yerusalem sebagai ibu kota masa depan negeri itu.

Untuk memasuki Yerusalem, warga Gaza harus mendapatkan izin dari Pemerintah Israel yang sudah memblokade wilayah Palestina itu selama satu dekade.

Sumber Kompas.com

SHARE:
beritaTerkait
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
Bupati Herman Serahkan SHM Warga Transmigran, UPT Tiram Jaya Disiapkan Menjadi Dusun Mandiri
Dukung Program Prioritas Kapolri,Polri Bersama Masyarakat,Kapolres Inhil Serahkan Bantuan 3 (Tiga ) Mesin Katinting kepada Nelayan
Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
komentar
beritaTerbaru