Sabtu, 25 Juli 2026 WIB

Donald Trump Tak Mampir ke Perbatasan Korsel-Korut

- Rabu, 01 November 2017 12:50 WIB
599 view
Donald Trump Tak Mampir ke Perbatasan Korsel-Korut
liputan6.com
Pesisirnews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan tidak akan berkunjung ke Zona Demiliterisasi Korea (DMZ). Hal tersebut ditegaskan oleh seorang pejabat senior pemerintahan pada Selasa kemarin saat diadakannya konferensi pers di Gedung Putih.

Sebelumnya beredar kabar bahwa orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu akan berkunjung ke perbatasan Korea Utara-Korea Selatan dalam lawatannya ke Seoul.

"Presiden tidak akan mengunjungi DMZ," kata pejabat tersebut seraya menjelaskan bahwa "tidak ada cukup waktu dalam jadwal" Trump. Demikian seperti dikutip dari CNN pada Rabu (1/11/2017).

Yang bersangkutan mencatat bahwa Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan Menteri Pertahanan James Mattis telah berkunjung ke DMZ. "Terus terang saja, itu menjadi sedikit klise."

Baca Juga:

Sosok yang sama mengatakan bahwa Gedung Putih harus memilih antara mengunjungi DMZ atau Camp Humphreys, sebuah pangkalan militer gabungan AS-Korsel.

Pada akhirnya pilihan jatuh ke Camp Humphreys karena Gedung Putih menilai bahwa kunjungan ke sana "akan lebih masuk akal untuk menyampaikan pesan presiden."

Baca Juga:

Dalam menghadapi isu nuklir Korut, Trump menggunakan retorika keras. Ia sempat menjanjikan hujan "api dan kemarahan" terhadap rezim Kim Jong-un.

Selama ini sejumlah anggota pemerintahan Trump lebih memilih mengedepankan pembicaraan dengan Korut, berbeda dengan Trump yang justru meremehkan potensi diplomasi yang efektif.

Terkait hal tersebut, Gedung Putih membela pendekatan Trump terkait krisis Korut dengan mengatakan bahwa Trump tidak menutup pintu diplomasi, namun saat ini ia menolak kemungkinan berbicara langsung dengan Korut.

Dua pejabat senior AS pada Selasa kemarin mengklaim bahwa pemerintahan Trump masih terus berupaya meningkatkan tekanan terhadap rezim Korut melalui diplomasi. Meski beberapa waktu lalu, Trump melalui Twitter sempat mengatakan kepada Menlu Tillerson bahwa "upaya negosiasi dengan pemimpin Korut Kim Jong-un buang-buang waktu".

"Presiden tidak mentwit bahwa diplomasi buang-buang waktu. Dia menulis bahwa berbicara langsung itu buang-buang waktu. Kampanye diplomatik terus berlanjut. Tapi posisi pemerintahan, posisi presiden, bahwa pembicaraan langsung dengan Korut saat ini tidak tepat," ujar seorang pejabat AS.

Seorang pejabat lainnya melanjutkan bahwa pemerintahan Trump telah menjelaskan bahwa pintu terbuka untuk melakukan pembicaraan dengan Korut. "Korut telah menunjukan kecenderungan nol untuk melakukan pembicaraan substantif dengan siapa pun di dunia terkait masalah ini."

"Pertanyaannya adalah kenapa bisa begitu dan akan lebih baik untuk mencari tahu," ungkap pejabat tersebut.(dan/liputan6.com)

 

SHARE:
beritaTerkait
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset
Bupati Herman Lepas 131 Jamaah Umrah PT Bimalyndo Hajar Aswad, Pesankan Jaga Kesehatan dan Doakan Daerah
Bupati Herman Tinjau Revitalisasi SDN 005 Pulau Burung, Pastikan Pembangunan Pendidikan Tepat Waktu dan Berkualitas
Bupati Herman Tutup MTQ Ke-16 Pulau Burung, Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an dan Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Polres Indragiri Hilir Pererat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Inhil pada Hari Bakti Adhyaksa ke-66
komentar
beritaTerbaru