Kamis, 29 Oktober 2026 WIB

Perawat Ini Tega Bunuh 6 Pasien Demi Kurangi Beban Kerja

- Jumat, 10 April 2015 22:05 WIB
331 view
Perawat Ini Tega Bunuh 6 Pasien Demi Kurangi Beban Kerja
PESISIRNEWS.COM - Tanpa disadari, perawat atau biasa disebut suster kerap mendapatkan jam kerja yang melebihi batas kemampuannya. Belum lagi shift malam dan jam kerja di akhir pekan yang menyita waktu. Kendati demikian, banyak perawat yang justru menunjukkan dedikasi tinggi.

Namun lain halnya dengan Vera Maresova. Bulan Agustus lalu, ia ditahan pihak berwajib karena dianggap bertanggung jawab atas kematian seorang pasien wanita berusia 70 tahun. Pasien ini meninggal dunia akibat keracunan potassium pada bulan Juni sebelumnya.

Saat diperiksa, polisi dibuat semakin kaget karena belakangan Vera juga mengaku telah membunuh lima pasien lainnya dalam kurun tahun 2010-2014, atau selama bekerja di sebuah rumah sakit di Rumburk, Ceko.

"Seluruh korbannya merupakan lansia dan butuh perawatan intensif. Tapi orang yang seharusnya merawat mereka justru membunuhnya, hanya karena ia berpikir itu akan mengurangi beban kerjanya," ungkap jubir dari kepolisian seperti dikutip dari Metro.co.uk, Jumat (10/4/2015).

Polisi juga menerangkan bagaimana cara Vera menghabisi pasien-pasien tak berdosa itu. Wanita berumur 50 tahun itu ternyata menyuntikkan cairan potassium secara langsung ke dalam pembuluh darah mereka. Padahal tindakan ini bisa mengakibatkan pasien langsung meninggal dunia.

"Wanita ini tidak gila, dan ia tahu betul apa yang ia lakukan. Ia memanfaatkan pengetahuannya tentang obat-obatan untuk memicu gagal jantung pada pasiennya yang bisa berujung pada kematian. Oleh karena itu, ia harus segera diadili," tandas jaksa penuntut Frantisek Stibor.

Pembunuhan pertama dilaporkan terjadi pada tahun 2010, dan disusul pembunuhan kedua di akhir 2011. Pada bulan April, Vera menghabisi korban ketiganya, dan tiga pasien lainnya disuntik potassium antara bulan Februari dan Juni 2014. Total korban kejahatan Vera berjumlah enam orang, lima di antaranya pasien wanita dan satu pasien laki-laki.

Vera akan diganjar hukuman penjara seumur hidup karena kejahatannya tersebut. Oleh media setempat, wanita ini dijuluki sebagai 'Perawat Kematian' (Death Nurse).


Sumber: detik.com

SHARE:
beritaTerkait
Tak Berhenti pada Pengedar Kecil! Polsek Kateman Kembangkan Kasus hingga Ungkap Dugaan 2 Kg Sabu
Bupati Herman Turun Langsung Seleksi Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT Kelapa Inhil Gemilang
Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
Kapolda Riau Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Berantas Narkoba hingga Cegah Konflik Sosial
Wakil Ketua II DPRD Inhil Asmadi SH Hadiri Tabliq Akbar Dalam Rangka Hari Santri 2026
komentar
beritaTerbaru