Minggu, 26 Juli 2026 WIB

Pelaku Bom Boston ingin Menghukum Amerika

- Selasa, 07 April 2015 10:20 WIB
361 view
Pelaku Bom Boston ingin Menghukum Amerika
PESISIRNEWS.COM - Pelaku pengeboman di ajang Boston Marathon tahun 2013 lalu disebut ingin "menghukum Amerika" dengan melakukan tindakan tersebut. Tiga orang tewas dan 264 lainnya terluka dalam peristiwa yang disebut sebagai serangan teroris terparah sejak insiden 11 September 2001.

Hal ini disampaikan oleh jaksa penuntut dalam pengadilan terhadap Dzhokhar Tsarnaev, Senin (6/4/2015) kemarin. Jaksa Aloke Chakravarty mencoba membantah pembelaan terhadap Tsarnaev yang disebut hanya mengikuti arahan kakaknya, Tamerlan.

"Dia ingin meneror negara ini. Dia ingin menghukum Amerika atas apa yang dilakukan terhadap kaumnya," kata Chakravarty dalam pernyataan penutupnya di pengadilan.

Tsarnaev berusia 19 tahun saat membantu Tamerlan meletakkan bom yang terbuat dari panci presto di kerumunan penonton Boston Marathon. Tamerlan tewas dalam pengejaran polisi dan Tsarnaev berhasil ditangkap hidup-hidup.

Tsarnaev terancam hukuman mati jika terbukti bersalah. "Saat itu mereka merasa seperti pejuang, mujahidin dan membawa pertempuran ke Boston," tambah Chakravarty.

Jaksa penuntut butuh empat bulan membangun kasus ini dengan menghadirkan 92 saksi, menggambarkan Tsarnaev sebagai teroris dan pembunuh berdarah dingin, penghisap mariyuana, mahasiswa malas yang selalu gagal ujian dan sering membaca materi-materi radikalisme di komputernya.

Tsarnaev dikenakan 30 dakwaan, termasuk pembunuhan polisi, pembajakan mobil dan penembakan. Sebanyak 17 dari dakwaan itu memuat hukuman mati. Tsarnaev mengaku tidak bersalah atas semua dakwaan.

Senin pekan depan, jaksa pembela akan menyampaikan pernyataannya. Pembela mencoba menggambarkan Tamerlan sebagai arsitek penyerangan dan Tsarnaev tidak berdaya menolaknya.

Jika terbukti bersalah, pengadilan akan dilanjut ke tahap kedua saat juri memutuskan apakah pria keturunan Chechen itu akan divonis mati atau dipenjara seumur hidup tanpa jaminan.


Sumber: Channel NewsAsia

SHARE:
beritaTerkait
Gagal Lolos X-Ray! Kurir Asal Aceh Bawa 2 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Telusuri Asal Barang
Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu
Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI–Polri
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Polda Riau Siapkan Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan, Perkuat Green Policing Berbasis Riset
Bupati Herman Lepas 131 Jamaah Umrah PT Bimalyndo Hajar Aswad, Pesankan Jaga Kesehatan dan Doakan Daerah
komentar
beritaTerbaru