Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Antisipasi Topan Maysak, 24 Ribu Warga Filipina Diungsikan

- Sabtu, 04 April 2015 17:42 WIB
340 view
Antisipasi Topan Maysak, 24 Ribu Warga Filipina Diungsikan
ilustrasi
MANILA, PESISIRNEWS.COM - Filipina terancam diterjang topan Maysak yang berpotensi membanjiri wilayah pantai timur laut negara tersebut. Otoritas Filipina pun mengevakuasi sekitar 24 ribu warganya sebagai antisipasi.

Gelombang besar, banjir bandang dan tanah longsor tetap mengancam warga setempat, meskipun topan Maysak yang termasuk topan super ini mulai melemah hingga kecepatan 160 kilometer per jam. Topan ini diperkirakan mulai menerjang wilayah Filipina pada Minggu (5/4/2015) pagi waktu setempat.

"Kami berencana untuk mengevakuas orang-orang dari desa-desa di tepi pantai," tutur pejabat pertahanan sipil senior setempat, Nigel Lontoc, Sabtu (4/4/2015).

Lontoc menambahkan, sekitar 24 ribu orang dari kawasan pantai Aurora, dievakuasi ke tempat aman. Lokasi tersebut diprediksi akan menjadi lokasi pertama yang diterjang topan Maysak pada Minggu (5/4/2015) pagi.

Topan Maysak yang terbentuk di Samudera Pasifik ini diperkirakan akan semakin melemah ketika mendekati pulau utama Filipina, Luzon pada Minggu (5/4/2015) besok. Gelombang laut besar hingga 2 meter diprediksi akan menghantam wilayah tersebut.

Pada November 2013 lalu, topan super Haiyan memicu gelombang laut besar yang memicu lebih dari 7.350 orang tewas ataupun hilang. Total sekitar 20 badai dan topan melanda wilayah Filipina setiap tahunnya, sebagian besar mematikan. Namun cuaca buruk semacam ini biasanya jarang terjadi pada bulan April, yang merupakan musim panas negara ini.

Topan Maysak diprediksikan akan mulai menerjang jelang akhir libur panjang Paskah ketika banyak warga Filipina menghabiskan liburan di pantai. Terakhir kalinya, topan Maysak diprediksi bergerak mendekati pantai Aurora dengan kecepatan mencapai 22 kilometer per jam.

Pekan lalu, topan yang sama menerjang wilayah Federated States of Micronesia hingga menewaskan 5 orang, memaksa ribuan orang lainnya kehilangan rumah dan menghancurkan hasil panen.


Sumber:
Detik.com
Editor: Ndo

SHARE:
beritaTerkait
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai 8 Juni, Satlantas Inhil Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Pengendara
Kapolres Inhil Pimpin Upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat Pada Dua Personil Polri
Ditreskrimum Polda Riau Nyatakan Laporan terhadap Ketua IWO Riau Bukan Peristiwa Pidana
Perkuat Penegakan Hukum dan Penertiban Aset Daerah, Bupati Herman Gandeng Kejari Inhil
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkoba di Kempas, Sita 129 Butir Ekstasi dan 12,18 Gram Sabu
Polsek Keritang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Pasar Kembang
komentar
beritaTerbaru