Rabu, 12 Agustus 2026 WIB

Dinas Peternakan Minta Warga Racuni Anjing Liar yang Meresahkan

- Minggu, 20 Maret 2016 06:31 WIB
1.358 view
Dinas Peternakan Minta Warga Racuni Anjing Liar yang Meresahkan
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, KUANSING - Pemerintah kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengajak semua masyarakat untuk menertibkan sejumlah anjing liar yang sudah meresahkan warga.

"Saya mengajak semua pihak ikut berpartisipasi," kata Kepala Dinas Peternakan Kuantan Singingi (Kuansing) Marhumala Pontas, di Teluk Kuantan, Sabtu (19/3/2016).

Ia mengatakan, aksi yang digelar itu setelah mendapatkan laporan dari berbagai pihak akibat ulah anjing setiap hari, untungnya mendapat dukungan dari masyarakat karena selama ini ratusan anjing tidak bertuan justru membuat keresahan dan ketakutan penduduk yang dikhawatirkan bisa menggigit warga.

Anjing dari berbagai jenis dan warna itu berada di sejumlah kecamatan, setiap hari dan malam suaranya sangat mengganggu ketentraman warga, jika dibiarkan justru dapat berdampak lebih besar.

"Pemilik anjing juga diminta untuk menjaga peliharaannya dengan baik," sebutnya.

Kepala Dinas ini juga menyebutkan, langkah positif dengan memberikan racun, namun harus berhati-hati atau menembak mati, karena ditakutkan ada sebahagiaan anjing itu gila, jika warga sempat digigit tentu berakibat fatal.

Salah satu warga Kuansing Yono (45) menyebutkan, banyak pemilik ternak anjing yang membiarkan peliharaannya berkeliaran, satu peternak bisa saja memiliki dua hingga tiga ekor anjing yang digunakan untuk berburu maupun menunggu kebun. "Jarang ada warga yang merantai ternaknya," ujarnya.

Menurutnya, sebaiknya pihak instansi terkait memberikan himbauan kepada pemilik anjing agar peliharaan itu dijaga dengan baik dan tidak perlu dilepas, jika tidak sanggup menjaganya lebih baik diserahkan kepada pengelola.

"Instansi terkait juga sebaiknya memberikan vaksin kepada anjing secara berkala," pintanya.

Karena anjing bisa menimbulkan dampak rabies, jika menggigit warga maka bisa menyebabkan kematian, solusi dengan mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas anjing liar itu adalah baik tetapi waktunya harus secara berkala dan rutin dan diberikan hadiah kepada warga yang dapat membunuh anjing tidak bertuan itu sebagai bentuk apresiasi tinggi. "Kami yakin lebih optimal," ujarnya.

Sumber: Antara

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kalapas Enemawira Paksa Napi Muslim Makan Daging Anjing, Komisi XIII: Copot dan Proses Secara Hukum
Akhir Pekan, Babinsa Koramil 03/Bgs Tetap Pantau Ternak  Warga
Masih Ingat dengan Sinta si Keong Racun? Begini Kabarnya Sekarang
Ini Konsep Jitu Polres Rohul Cegah Penyebaran Virus PMK Hewan Ternak
Ular Piton Langka Miliknya Dicuri, Peternak Ular di Tulung Agung Ini Rugi Ratusan Juta
Pemprov Riau Asuransikan Ribuan Hewan Ternak Jenis Sapi dan Kerbau Indukan
komentar
beritaTerbaru