Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Pekanbaru Polda Riau membagikan 2.500 masker kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru, Selasa (25/8/2026) sore. Langkah
Artikel
Pesisirnews.com - Cara orang berjalan dapat menunjukkan banyak hal. Misanya saja, orang yang biasa berjalan cepat dianggap sebagai orang yang ambisius, bersemangat, dan penuh energi. Sementara itu, orang yang jalannya lambat tampak sebagai orang yang santai menikmati hidup, atau mungkin loyo.
Di luar itu, ternyata cara orang berjalan dapat menunjukkan seberapa besar risikonya mengalami kepikunan di usia tua nanti. Bagaimana bisa?
Seperti dilansir dari Kompas.com, Sebuah riset yang dilakukan pada tahun 2002 oleh Joe Verghese, seorang profesor dari Saul R Korey Department of Neurology dan Department of Medicine di Albert Einstein College of Medicine, menunjukkan bahwa kecepatan orang berjalan dapat memprediksi seberapa besar risikonya terkena demensia ke depannya, yang ditandai dengan pikun.
Baca Juga:
Riset lainnya dilakukan oleh Andrea Rosso, seorang asisten profesor epidemiologi di University of Pittsburgh. Untuk meneliti hubungan kecepatan orang berjalan dengan risiko demensia, ia mengumpulkan sebanyak 175 orang berusia 70 hingga 79 tahun. Mereka diminta berjalan seperti biasanya di atas lintasan sepanjang 5,4 meter, sementara para peneliti menggunakan stopwatch untuk mengukur waktunya.
Riset tersebut menemukan bahwa peningkatan risiko terhadap kepikunan dan demensia berbeda antar orang yang kecepatan jalannya juga berbeda. Mereka yang berjalan lebih cepat memiliki peluang terkena demensia saat tua nanti lebih kecil. Tapi tentu kesimpulannya tak sesederhana ini.
Baca Juga:
Sebuah riset lain pada tahun 2013 juga menunjukkan hal tersebut. Riset ini diikuti 93 partisipan yang berusia antara 54 hingga 70 tahun. Hasilnya, orang-orang yang jalannya lambat memiliki peningkatan risiko penurunan kognitif otak hingga sembilan kali lipat dibandingkan dengan mereka yang berjalan lebih cepat.
Kecepatan jalan partisipan diukur dengan menggunakan sensor infrared di rumahnya selama tiga tahun. Partisipan juga secara rutin diberikan informasi-informasi baru untuk diingat untuk kemudian dites daya ingatnya secara berkala.
Berjalan lambat ternyata memiliki kaitan erat dengan penumpukan amyloid di otak, yang merupakan tanda khas demensia dan Alzheimer. Peneliti menduga bahwa tumpukan amyloid ini meracuni area otak yang bertanggung jawab pada fungsi motorik dan gerak tubuh sehingga menyebabkan seseorang berjalan lambat.
Penumpukan amyloid diduga terjadi karena beberapa faktor seperti merokok dan kurang aktivitas fisik. Faktor lain yang diduga berperan adalah adanya riwayat penyakit kardiovaskular dan metabolik. Khususnya pada lansia, pola berjalan yang lambat menunjukkan adanya penurunan fungsi fisiologis tubuh.
Sayangnya, hingga saat ini riset yang ada hanya menilai kaitan antara cara berjalan dengan risiko demensia pada orang dewasa yang mendekati usia lanjut atau yang sudah masuk golongan lansia. Belum ada riset yang dilakukan terhadap partisipan sejak usia muda untuk mengukur risiko demensia saat mereka tua nanti.
Pekanbaru Polda Riau membagikan 2.500 masker kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru, Selasa (25/8/2026) sore. Langkah
Artikel
INDRAGIRI HILIR Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan pemadaman dan pendingi
Artikel
TEMBILAHAN Peringatan Keagamaan yang berlangsung Selasa (25/8) pagi ini, turut dihadiri sejumlah Pimpinan OPD, Camat Gaung, Kepala Desa Gem
Artikel
TEMBILAHAN Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan menyusul
Peristiwa
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman, menghadiri acara Sinergitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sekaligus pe
Artikel
Kampar Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terus diintensifkan. Hingga Selasa (25/8/2026), jumlah hotspot ya
Lingkungan
TEMBILAHAN Sifat jujur, berkasih sayang, adil dan kepedulian sosial yang melekat pada diri Baginda Rasul menjadi tuntunan bagi umat agar ta
Islam
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, S.Sos., M.Si., menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada
Artikel
Pekanbaru Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan seluruh jajaran saat ini hanya memiliki satu fokus, yakni menuntaskan pemadaman k
Artikel
TEMBILAHAN Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan menjadi momentum untuk memperkuat
Artikel