Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Makna di Balik Seragam Pramugari Lion Air

- Minggu, 04 November 2018 07:31 WIB
3.284 view
Makna di Balik Seragam Pramugari Lion Air
Liputan6.com

Pesisirnews.com - Maskapai penerbangan Lion Air menjadi sorotan dunia usai pesawat JT-610 milik Lion Air jatuh di perairan Karawang, beberapa waktu lalu. Berdasar situs resmi Lion Air, masakpai penerbangan ini didirikan Rusdi Kirana pada 15 November 1999 dan mulai beroperasi pertama kali pada tanggal 30 Juni 2000.

Awal berdiri, Lion Air melayani rute penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak menggunakan pesawat dengan tipe Boeing 737-200 yang pada saat itu berjumlah 2 unit. Lion Air merupakan maskapai berbiaya rendah (Low Cost Carrier) dengan mengusung slogan We Make People Fly.

Baca Juga:

Dalam perjalanannya mengudara dan melayani masyarakat, saat ini Lion Air memiliki lebih dari 100 pesawat dalam beberapa tipe, dan telah terbang ke 183 rute penerbangan yang terbagi dalam rute domestik, dan rute Internasional menuju sejumlah negara seperti, Singapore, Malaysia, Saudi Arabia dan China.

Rusdi Kirana mendirikan perusahaan Lion Air dari nol. Ia sendiri yang merancang pembuatan logo, hingga desain pakaian pramugari. Simbol kepala singa menjadi lambang semangat dan keberanian, sedangkan sayap melambangkan jenis usaha penerbangan, dan matahari merupakan kebutuhan bagi semua orang.

Baca Juga:

Seragam pramugari Lion Air, memiliki model cheongsam dengan warna merah mendominasi. Model cheongsam dipilih karena dianggap tidak cepat ketinggalan zaman. Cheongsam juga dinilai cocok untuk dipakai pramugari dari beragam usia.


Pramugari Lion Air

Baju cheongsam dipadu dengan rok panjang dengan belahan yang tingginya hingga sepaha karena memperhitungkan fleksibilitas gerak pramugari untuk kepentingan tugas mereka.

"Bahkan tinggi belahannya telah diperhitungkan, termasuk saat pramugari harus berlari pada situasi tertentu," kata Direktur Umum Lion Air Edward Sirait kepada salah satu media online, 2010 lalu.

Hingga saat ini desain seragam pramugari Lion Air tidak mengalami perubahan sejak Lion Air pertama kali beroperasi.

SHARE:
beritaTerkait
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Hidayah, Desa Gembira, Kecamatan Gaung
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
komentar
beritaTerbaru