Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Kisah Anggota Brimob yang Nyambi Jadi Tukang Ojek Raih Penghargaan PBB, Setelah Lakukan Ini

- Selasa, 16 Oktober 2018 18:15 WIB
5.903 view
Kisah Anggota Brimob yang Nyambi Jadi Tukang Ojek Raih Penghargaan PBB, Setelah Lakukan Ini
Liputan6.com

Pesisirnews.com - Perjuangan dan ketulusan anggota Brimob Ipda Rochmat Tri Marwoto berbuah manis. Anggota Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur yang mengasuh 80 anak tak mampu diganjar penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penghargaan dari PBB disampaikan staf United Nation Of Information Center, Leodewyk Pasulatan kepada Ipda Rochmat.

Nama anggota polisi tersebut sudah harum di masyarakat Madiun, karena mengasuh anak-anak kurang mampu demi memperoleh pendidikan tinggi. Tekad Rochmat tersebut mendapat dukungan dari istrinya.

Baca Juga:

Kisah Rochmat mengasuh anak berawal saat ia berkunjung ke seorang kawan di Pacitan, Jawa Timur, pada 2007. Saat itu, ia masih berpangkat tamtama.

Di sana, ia bersama istri mendengar cerita ada seorang anak miskin yang tinggal bersama neneknya, tapi sulit untuk makan sehari-hari. Ipda Rochmat Tri Marwoto kemudian memutuskan untuk menyekolahkan anak bernama Ketut untuk sekolah di Madiun.

Baca Juga:

Pada saat itu, seperti dilansir brilio.net, sewaktu ditugaskan di Jakarta, anggota Brimob itu bahkan menyambi menjadi tukang ojek. Selepas dinas pukul 15.00 WIB dirinya langsung ngojek hingga pukul 21.00. 

Buka Toko Pulsa dan HP

Ipda Rochmat Tri Marwoto
Ipda Rochmat Tri Marwoto tak menyangka usahanya diapresiasi oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (Liputan6.com/Dirgo Suyono)

Saat itu penghasilan Rochmat Tri Marwoto sempat berpenghasilan hanya Rp 1 juta. Uang tersebut ia gunakan untuk menghidupi istri dan seorang anak kandung. Ketut merupakan anak pertama yang diasuh dan disekolahkannya pada 2007.

Jika di Jakarta ia sempat ngojek,  Rochmat membuka toko pulsa dan HP di rumahnya di Madiun, Jawa Timur, untuk menambah penghasilan. Ia menyisihkan uang saat bertugas dan kemudian dibelikan sebuah handphone bekas.

Nasib baik menghampiri Rochmat, usahanya tersebut berjalan dengan lancar dan uang pun bertambah. Dari penghasilan itu, ia gunakan untuk membesarkan anak asuhnya.

Anak-anak asuh yang berada di rumahnya saat ini terdiri dari mereka yang duduk di bangku Taman Kanak-kanak sampai kuliah. Saat ini, anak asuhnya berhasil menjadi pegawai bank, kepala sekolah, bahkan polisi seperti dirinya.

Kepada anak-anak asuhnya, Ipda selalu menanamkan bahwa sukses itu tak selalu milik orang kaya. Siapa pun berhak untuk meraih kesuksesan.


Sumber Liputan6.com 

SHARE:
beritaTerkait
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Hidayah, Desa Gembira, Kecamatan Gaung
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
komentar
beritaTerbaru