Pemkab dan DPRD Inhil Sambut Baik Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Berstandar Internasional
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
Pesisirnews.com - Memutar punggung hingga berbunyi pasti terasa melegakan dan seolah mampu meredam pegal-pegal.
Perasaan semacam ini sama halnya dengan yang kita rasakan ketika meremas buku-buku jari tangan.
Nyatanya, melakukan kebiasaan itu justru hanya berakibat fatal.
Baca Juga:
Pakar Chiropractic, Chris Vargas mengatakan, suara yang muncul ketika kita memutar punggung menunjukan pergeseran sendi tulang belakang.
Chiropractic selama ini diklaim sebagai metode terapi yang berfokus untuk mengoreksi kelainan tulang belakang, otot dan sendi saraf.
Baca Juga:
"Suara retak yang terdengar adalah pelepasan gelembung gas di dalam sendi tulang belakang," kata Vargas.
Menurut dia, ketika tulang belakang tidak sejajar, sendi dapat membengkak dan terisi gelembung yang mungkin muncul ketika kita bergerak dengan cara tertentu.
Gelembung tersebut merupakan kantong gas nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida di dalam cairan sendi yang terakumulasi ulang dari waktu ke waktu.
Pakar medis Dr Joshua Scott mengungkapkan, kondisi inilah yang membuat kita tidak bisa melakukannya berkali-kali pada sendi yang sama.
Sebagai contoh, setelah kita duduk sepanjang hari, punggung mungkin berbunyi saat kita mencoba memutar, membungkuk, atau bergerak. Saat itu tulang belakang bergeser kembali ke posisi normal.
Namun, Vargas mengatakan meski bunyi yang muncul pada tulang bisa terjadi karena unsur ketidaksengajaan, banyak orang yang melakukannya secara sadar.
"Biasanya, mereka melakukannya untuk menghilangkan ketidaknyamanan yang disebabkan pergeseran tulang," kata Vargas.
Para ahli di Atlantic Brain & Spine, mengatakan, terkadang orang akan memutar atau bergerak agar sendi tulang belakang berbunyi karena mereka merasakan kenyamanan saat melakukannya.
Riset tahun 2011 membuktikan orang mengasosiasikan suara melepaskan sendi bagai bantuan, meski tidak banyak berpengaruh.
Beberapa ahli Chiropractic mengklaim memutar punggung hingga berbunyi dapat melepaskan zat-zat yang terasa baik yang disebut endorphins.
Namun, para ahli juga mengatakan, kebiasaan ini dapat membahayakan tulang dan sendi.
Memutar punggung bisa menyebabkan nyeri punggung kronis karena cakram dan saraf yang rusak.
Melakukannya dapat menyebabkan sendi tulang belakang mengalami keausan.
Pakar Chiropractic William Charschan mengatakan memutar tulang belakang tidak akan mengatasi masalah, karena bisa memanipulasi sendi yang salah.
Sementara, menurut Vargas, banyak orang yang memutar punggung hingga berbunyi sebenarnya memiliki subluksasi tulang belakang, vertebra mereka tidak sejajar.
Melakukannnya hanya menggerakkan sendi yang menyebabkan subluksasi.
Jadi seiring waktu, kata Vargas, ini akan membuat masalah utama lebih buruk, atau akan merusak sendi tersebut.
Meskipun menggerakan tulang belakang hingga berbunyi secara rutin bisa membahayakan, sesekali melakukannya tidak akan menimbulkan masalah. Misalnya, setelah kita duduk seharian.
"Jika kita menggerakan tulang belakang melalui rentang gerak normal tanpa menggunakan kekuatan tambahan, dan kita kebetulan mendengar suara retak itu, ini aman," kata Vargas.
Scott juga mengatakan orang-orang yang memutar punggung mereka sekali-sekali tidak mungkin melukai diri mereka sendiri.
Menurut dia, tubuh secara alami membatasi gerakan kita untuk melindungi sumsum tulang belakang.
Namun, menggerakan belakang berulangkali dapat meregangkan ligamen di sekitar tulang belakang.
"Ini yang menyebabkan gerakan berlebihan, ketidakstabilan sendi, dan tubuh yang tidak stabil," kata Scott.
Sumber Kompas.com
TEMBILAHAN (21/10/26)Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus
Berita
TANJUNG MELAYU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mendorong penguatan status wilayah dan kepastian hukum kepemilikan tan
Advertorial
TEMBILAHAN Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Polres Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan bantuan 3 (Tiga) unit mesin
Artikel
TEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa pelepasan jenazah almarhum H. Andi Rusli, Wakil
Peristiwa
TEMBILAHAN Pemasangan tanjak, penyematan selempang dan penyerahan keris, menjadi isyarat pemberian amanah kepada yang terpilih. Doa dan res
Berita
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita