Kamis, 13 Agustus 2026 WIB

Dumai Peringkat 11 se-Indonesia dan Peringkat 6 se-Riau

- Minggu, 31 Mei 2015 20:34 WIB
353 view
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Pada penilaian Adipura tahun 2015 tahap pertama (P1), Kota Dumai berada pada peringkat ke-11 terbaik se-Indonesia dan peringkat ke 6 se-Provinsi Riau dengan perolehan nilai 71.50 untuk kategori Kota Sedang. Dengan demikian Kota Dumai dinyatakan layak mengikuti penilaian tahap kedua (P2).

Untuk penilaian P2 telah dilakukan sejak pertengahan bulan Mei 2015 lalu oleh tim penilai Adipura pusat, dan hasil penilaiannya akan diekspos dalam waktu dekat ini. Apakah Kota Dumai berhasil meraih Adipura atau tidak pada tahun 2015 ini, itu belum dapat dipastikan.

"Apakah Kota Dumai berhasil atau tidak meraih Adipura, kita tunggu saja hasil ekspos dari tim penilaian Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup (LH), Pusat Pengelolaan Ekoregion (PPE), dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau dalam waktu dekat ini," kata penanggungjawab kegiatan Adipura 2015 Kota Dumai, Bambang Suriyanto kepada wartawan akhir pekan.

Kata Bambang, untuk penilaian P2 akan dilakukan dibidang penggelolaan dan pelayanan pasar tradisional. Dan pasar yang ditunjuk untuk dilakukan penilaian adalah pasar tradisional Pulau Payung dan pasar Bunda Sri Mersing (BSM). "Awalnya penilaian hendak dilakukan di pasar tradisional Kelakap Tujuh, tapi mengingat pasar itu tidak bertuan maka penilaian dialih pindahkan ke pasar Pulau Payung dan BSM," sebutnya.

"Kita sudah berusaha melakukan pembenahan dan memperbaiki seluruh yang menjadi objek penilaian. Semoga saja upaya dan kerja keras yang telah kita lakukan dapat menuai hasil positif, dan impian Kota Dumai untuk meraih Adipura tahun 2015 ini semoga terwujud," tambahnya.

Sesuai catatan, dari hasil ekspos tahap pertama (P1) yang dilaksanakan di gedung Media Center, Rabu (18/3/2015) lalu, Kota Dumai telah mengoleksi nilai 71.50 dari beberapa objek penilaian yang telah dilakukan. Diantaranya, pemukiman 63.60, Pasar 65.79, Pertokoan 58.67, Perkantoran 62.43 dan Taman kota 69.83.

Namun, nilai itu belum bisa menjamin Kota Dumai untuk meraih Adipura. Karena, Kota Dumai masih terdapat sejumlah pengelolaan sampah dan penataan bangunan yang kurang baik dan itu sangat berpengaruh dalam penilaian Adipura.

Dan sesuai pengamatan dilapangan, diberbagai tempat masih minim persediaan tong sampah dan kurangnya kesadaran masyarakat mengenai sampah, serta kumuhnya lingkungan yang diakibatkan sampah berserakan sana-sini.

Sementara sisi pasarnya, Pemerintah Kota Dumai sejauh ini belum mampu menata para pedagang se-apik mungkin. Khususnya di Jalan Ombak pasar Pulau Payung dan pasar BSM, masih banyak para pedagang yang berjualan dipinggiran jalan serta memanfaatkan badan jalan sebagai tempat berjualan sehingga membuat arus lalulintas terganggu.

Tidak itu saja, sejumlah titik-titik yang menjadi penilaian Adipura di Kota Dumai masih terlihat sangat buruk dan kumuh akibat kurangnya kepedulian insatansi terkait. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil
Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi
Maulid Nabi di Ponpes Yasin Al-Islami, Bupati Inhil Ajak Perkuat Akhlak Generasi Muda
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
komentar
beritaTerbaru