Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Parasetamol untuk sakit punggung dipertanyakan

- Sabtu, 26 Juli 2014 23:54 WIB
265 view
Parasetamol untuk sakit punggung dipertanyakan
 Parasetamol tidak memberikan dampak kesehatan apa-apa
PESISIRNEWS.com-Parasetamol yang digunakan untuk mengobati sakit punggung bagian bawah tidak lebih baik dari pil percobaan, demikian temuan sebuah riset.
Dalam penelitian terbesar yang pernah dilakukan ini menunjukkan bahwa obat tidak mempersingkat waktu penyembuhan atau memberikan efek yang lebih baik dibandingkan pil percobaan yang tidak mengandung obat atau plasebo.

Studi ini menanyakan apakah parasetamol harus menjadi obat pilihan pertama terkait sakit punggung.

Di Inggris, 26 juta orang menderita sakit punggung setiap tahun dan gangguan kesehatan ini menjadi penyebab terbesar difabel di seluruh dunia.
KualitasĀ 

Para peneliti mempelajari lebih dari 1.650 orang di berbagai klinik utama di Australia yang sudah menderita sakit punggung selama enam pekan atau kurang
.
Sepertiga menerima dosis parasetamol secara teratur
Sepertiga mendapat obat yang diperlukan
Sepertiga mendapat pil plasebo selama satu bulan.

Parasetamol tidak mengurangi intensitas rasa sakit atau meningkatkan kualitas tidur. Dan ilmuwan menemukan bahwa tidak ada perbedaaan waktu penyembuhan di antara ketiga kelompok itu dalam waktu 17 hari.
Peneliti utama Dr Christopher Williams, dari Universitas Sydney mengatakan, "Hasil ini menunjukkan kami memerlukan rekomendasi universal untuk memberikan parasetamol sebagai perawatan pertama."

SHARE:
beritaTerkait
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru