Kamis, 13 Agustus 2026 WIB

Kurang Tidur Bisa Memicu Kematian

- Minggu, 06 Oktober 2019 13:09 WIB
592 view
Kurang Tidur Bisa Memicu Kematian

PESISIRNEWS.COM-Tubuh memerlukan waktu istirahat dengan durasi tidur yang cukup agar mampu mengembalikan energi. Minimnya waktu untuk beristirahat tersebut bisa membahayakan bahkan picu kematian.

Dikutip dari lamanThe Health Site,seseorang yang mengidap hipertensi, diabetes tipe 2, penyakit jantung atau stroke dapat berisiko tinggi kanker dan kematian dini jika tidur kurang dari waktu 6 jam. Menurut studi, waktu tidur yang minim tersebut menjadi faktor risiko dalam memicu kematian dini.

"Studi kami menemukan bahwa dengan memiliki waktu tidur yang normal, mungkin dapat menjaga beberapa orang dari masalah kesehatan dan risiko yang mengintai," ujar peneliti Julio Fernandez-Mendoza.

Baca Juga:

Studi ini menganalisa data lebih dari 1600 orang dewasa yang kemudian dibagi menjadi 2 kategori. Kelompok pertama dipilih dari pengidap hipertensi atau diabetes tipe 2 dan kelompok kedua dipilih dari pengidap penyakit jantung atau stroke.

Para sukarelawan tersebut dianalisa dengan tidur selama satu malam di laboratorium khusus. Selanjutnya, para peneliti mengobservasi penyebab kematian dari para partisipan itu.

Baca Juga:

Peneliti menemukan sebanyak 512 sukarelawan itu meninggal di mana sepertiganya meninggal akibat penyakit jantung atau stroke dan seperempatnya karena penyakit kanker.yang lebih mengejutkan,durasi tidur sangat memperbesar peluang kematian mereka.

Tercatat pada mereka pengidap hipertensi atau diabetes dan tidur kurang dari 6 jam, dua kali lebih berisiko alami kematian akibat penyakit jantung atau stroke. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association itu juga menemukan, pengidap penyakit jantung atau stroke dan tidur kurang dari 6 jam, tiga kali lebih berisiko mengalami kematian dini akibat kanker.

"Durasi tidur yang pendek menjadi faktor risiko terhadap gangguan kesehatan jangka panjang. Kondisi ini yang memicu kematian dini cenderung lebih berisiko," ujar peneliti lagi.(Viva).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sekda Inhil pimpin upacara Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau
HM Yusuf Siad Anggota Komisi II DPRD Inhil Dapat Amanah Membacakan Visi Dan Misi Pada Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69
Serangan Monyet Belum Mereda, PW IWO Riau Dorong Pemerintah Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
Bupati Inhil dan Kapolda Riau Laksanakan Running Man di Kota Tembilahan
Kapolda Riau Lakukan Kunjungan Kerja ke Inhil, Disambut Bupati dan Forkopimda
Kapolda Riau Bawa Semangat Merah Putih ke Pesisir Concong, Salurkan Bantuan Ketinting hingga Tanam Mangrove
komentar
beritaTerbaru