Selasa, 06 Oktober 2026 WIB

Kurang Tidur Bisa Memicu Kematian

- Minggu, 06 Oktober 2019 13:09 WIB
596 view
Kurang Tidur Bisa Memicu Kematian

PESISIRNEWS.COM-Tubuh memerlukan waktu istirahat dengan durasi tidur yang cukup agar mampu mengembalikan energi. Minimnya waktu untuk beristirahat tersebut bisa membahayakan bahkan picu kematian.

Dikutip dari lamanThe Health Site,seseorang yang mengidap hipertensi, diabetes tipe 2, penyakit jantung atau stroke dapat berisiko tinggi kanker dan kematian dini jika tidur kurang dari waktu 6 jam. Menurut studi, waktu tidur yang minim tersebut menjadi faktor risiko dalam memicu kematian dini.

"Studi kami menemukan bahwa dengan memiliki waktu tidur yang normal, mungkin dapat menjaga beberapa orang dari masalah kesehatan dan risiko yang mengintai," ujar peneliti Julio Fernandez-Mendoza.

Baca Juga:

Studi ini menganalisa data lebih dari 1600 orang dewasa yang kemudian dibagi menjadi 2 kategori. Kelompok pertama dipilih dari pengidap hipertensi atau diabetes tipe 2 dan kelompok kedua dipilih dari pengidap penyakit jantung atau stroke.

Para sukarelawan tersebut dianalisa dengan tidur selama satu malam di laboratorium khusus. Selanjutnya, para peneliti mengobservasi penyebab kematian dari para partisipan itu.

Baca Juga:

Peneliti menemukan sebanyak 512 sukarelawan itu meninggal di mana sepertiganya meninggal akibat penyakit jantung atau stroke dan seperempatnya karena penyakit kanker.yang lebih mengejutkan,durasi tidur sangat memperbesar peluang kematian mereka.

Tercatat pada mereka pengidap hipertensi atau diabetes dan tidur kurang dari 6 jam, dua kali lebih berisiko alami kematian akibat penyakit jantung atau stroke. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association itu juga menemukan, pengidap penyakit jantung atau stroke dan tidur kurang dari 6 jam, tiga kali lebih berisiko mengalami kematian dini akibat kanker.

"Durasi tidur yang pendek menjadi faktor risiko terhadap gangguan kesehatan jangka panjang. Kondisi ini yang memicu kematian dini cenderung lebih berisiko," ujar peneliti lagi.(Viva).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
Polda Riau Tangani 55 Kasus Karhutla, 55 Orang Jadi Tersangka
Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Karhutla di Inhu, Tegaskan Penanganan Kolaboratif
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan
komentar
beritaTerbaru