Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Sara Duterte, Putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte Mencalonkan Diri Sebagai Wakil Presiden

- Minggu, 14 November 2021 20:56 WIB
796 view
Sara Duterte, Putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte Mencalonkan Diri Sebagai Wakil Presiden
Sara Duterte (kiri), walikota dan putri Presiden Filipina Rodrigo Duterte, berpose dengan pegawai balai kota di kota Davao, di pulau selatan Mindanao pada 9 November 2021. (Foto: AFP)

MANILA, Pesisirnews.com - Presiden Rodrigo Duterte akan mengakhiri masa jabatan pada 2022. Secara konstitusional Presiden Filipina dilarang mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua.

Konstelasi politik di Filipina semakin menghangat setelah Sara Duterte (43), putri tertua Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada hari Sabtu (13/11) mendaftar untuk pemilihan wakil presiden pada pemilihan 2022.

Sebagai informasi, di Filipina, presiden dan wakil presiden dipilih secara terpisah.

Baca Juga:

Langkah Sara Duterte dianggap sebagai sebuah langkah mengejutkan karena sebelumnya Sara menyatakan akan melanjutkan pertarungan politiknya pada pemilihan walikotaKota Davao di Bailiwick Selatan - posisi yang dipegang ayahnya sebelum dia terpilih sebagai presiden pada 2016.

Selama berbulan-bulan, Sara bersikeras dia ingin menjalani masa jabatan lagi sebagai walikota meski pun dia memimpin dalam survei preferensi pemilih untuk presiden berikutnya.

Baca Juga:

Spekulasi tentang rencananya meningkat minggu ini setelah dia tiba-tiba mengundurkan diri dari kontes walikota.

Dia juga keluar dari partai regionalnya dan bergabung dengan Lakas-Kristen Muslim Demokrat, partai politik nasional sekutu dekatnya dan mantan presiden Gloria Arroyo.

Keputusan Sara untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden membuat Marcos Jr berada di posisi yang kuat dalam pemilihan presiden.

Dikenal sebagai Bongbong, Marcos Jr telah menjadi yang terdepan dalam jajak pendapat pemilih, mengungguli walikota selebriti Francisco Domagoso, petinju hebat Manny Pacquiao dan Wakil Presiden petahana Leni Robredo.

[br]

Sara Duterte, secara luas juga diperkirakan akan mencalonkan diri sebagai presiden dalam upaya untuk menggantikan ayahnya, dan berpotensi melindunginya dari tuntutan pidana di Filipina dan penyelidik Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang menyelidiki perang narkoba yang mematikan.

Sedangkan untuk jabatan tertinggi kedua di negara itu, dia didukung oleh partai Marcos Jr, putra mantan diktator Ferdinand Marcos, untuk menjadi pasangannya dalam sebuah jajak pendapat.

"Ini untuk mengkonfirmasi bahwa Walikota Inday Sara Duterte melalui perwakilannya, telah mengajukan Sertifikat Pencalonan Wakil Presiden di bawah Lakas-CMD (partai)," kata juru bicaranya Christina Garcia Frasco di Facebook, membenarkan pengumuman Komisi Pemilihan.

Sedangkan jika Marcos Jr memenangkan jabatan (Presiden), maka itu akan menjadi kebangkitan politik yang luar biasa sejak pemberontakan rakyat pada tahun 1986 yang menggulingkan ayahnya hingga keluarganya harus mengungsi ke pengasingan di Amerika Serikat (AS). (PNC/The Asean Post)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringati Hari Veteran, Bupati Inhil Ajak Generasi Muda Teladani Nilai Perjuangan
Bupati Inhil Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur, Siap Berlebaran Bersama Masyarakat di Sungai Guntung
Untuk Kenyamanan Jemaah, PPIH Siapkan Bus Antarkota dengan Spek Khusus*
Terbesar di Sumatera, Riau Bhayangkara Run 2025 Bakal Gelar Berbagai Even
Nasi Kuning Hingga Sambal Tumis, Chef Azhari: Menu Nusantara Jadi Sajian Utama Jamaah Haji 2025
Tiket Pertandingan Indonesia vs Bahrain Mulai Di Jual
komentar
beritaTerbaru