DPRD Inhil Setujui Perubahan APBD 2026, Pemkab Sampaikan Pendapat Akhir Bupati
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) bersama DPRD Inhil menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah te
Artikel
JAMBI (Pesisirnews.com) - Kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Yoshua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo masuki babak baru.
Keluarga melalui kuasa hukum laporkan dugaan pembunuhan berencana dalam insiden yang menewaskan Brigadir J tersebut.
Kuasa hukum keluarga ajukan permintaan otopsi ulang pada penyidik.
Baca Juga:
Pihak keluarga menyerahkan rencana otopsi ulang pada kuasa hukum yang mengawal kasus.
“Kalau soal itu, saya serahkan saja sama lawyer, mana yang terbaik. Terserah lawyer,†ujar Samuel Hutabarat, ayah Brigadir Yoshua mengutip KOMPAS.TV, Rabu (20/7).
Baca Juga:
“Nanti saya bilang tidak, nanti lawyer lain. Tanyakan saja sana,†lanjutnya.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut penyidik tim khusus bentukan Kapolri yang bertugas mengusut kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J terbuka untuk melakukan otopsi ulang jika diperlukan.
Sebelumnya, pihak keluarga Brigadir J melalui kuasa hukum meminta agar dilakukan otopsi ulang karena merasa banyaknya kejanggalan dalam peristiwa tewasnya Brigadir J.
[br]
Polri izinkan keluarga untuk ajukan otopsi ulang
Sementara itu, polisi mempersilakan kuasa hukum keluarga almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat melakukan otopsi ulang. Penyidik akan terbuka dan mendampingi selama proses berlangsung.
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mempersilakan jika keluarga almarhum Brigadir Yoshua Hutabarat meminta otopsi ulang.
Dedi mengatakan keluarga bisa mengajukan permohonan eks-humasi, atau pembongkaran makam, untuk kepentingan otopsi ulang. Permohonan itu bisa diajukan kepada Bareskrim Polri.
Kompolnas juga mendatangi rumahBrigadir Nofriansyah Yosua Hutabaratdi Unit Satu Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi, untuk meminta keterangan keluarga mulai dari kedatangan jenazah, sampai pemakaman.
Kompolnas menanyakan kedatangan peti jenazah, hingga proses pemakaman.
Sementara, pihak keluarga akhirnya menerima sejumlah barang milik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, setelah hampir dua pekan meninggal.
Barang dibungkus dalam lima kardus, satu tas, dan satu kotak plastik besar.
Namun, di antara barang yang diberikan ini, tidak ada telepon seluler milik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. (PNC/KOMPAS TV)
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) bersama DPRD Inhil menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah te
Artikel
INDRAGIRI HILIR, Keluarga Bunga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas laporan dugaan pemerkosaan yang kini ditangani Satreskrim Polre
Peristiwa
Pekanbaru Kabar bahagia datang dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Seekor anak gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir den
Peristiwa
KATEMAN Kepolisian Sektor (Polsek) Kateman, Polres Indragiri Hilir, mengungkap dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Katem
Hukrim
INDRAGIRI HILIR, Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, semakin memburuk di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah
Artikel
TEMBILAHAN Bupati Herman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalu
Artikel
MANDAH, INDRAGIRI HILIR Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang l
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Tembilahan Pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diarahkan tidak berhenti pada sektor perkebunan, tetapi ju
Artikel