Jumat, 13 Maret 2026 WIB

Kasus Tewasnya Brigadir J Memasuki Babak Baru, Polri Kasih ‘Lampu Hijau’ Otopsi Ulang

- Rabu, 20 Juli 2022 10:47 WIB
1.228 view
Kasus Tewasnya Brigadir J Memasuki Babak Baru, Polri Kasih ‘Lampu Hijau’ Otopsi Ulang
Samuel Hutabarat, ayah Alm. Brigadir Yoshua. (Foto: Tangkapan layar KOMPAS.TV)

JAMBI (Pesisirnews.com) - Kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Yoshua Hutabarat di rumah Irjen Ferdy Sambo masuki babak baru.

Keluarga melalui kuasa hukum laporkan dugaan pembunuhan berencana dalam insiden yang menewaskan Brigadir J tersebut.

Kuasa hukum keluarga ajukan permintaan otopsi ulang pada penyidik.

Baca Juga:

Pihak keluarga menyerahkan rencana otopsi ulang pada kuasa hukum yang mengawal kasus.

“Kalau soal itu, saya serahkan saja sama lawyer, mana yang terbaik. Terserah lawyer,” ujar Samuel Hutabarat, ayah Brigadir Yoshua mengutip KOMPAS.TV, Rabu (20/7).

Baca Juga:

“Nanti saya bilang tidak, nanti lawyer lain. Tanyakan saja sana,” lanjutnya.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut penyidik tim khusus bentukan Kapolri yang bertugas mengusut kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J terbuka untuk melakukan otopsi ulang jika diperlukan.

Sebelumnya, pihak keluarga Brigadir J melalui kuasa hukum meminta agar dilakukan otopsi ulang karena merasa banyaknya kejanggalan dalam peristiwa tewasnya Brigadir J.

[br]

Polri izinkan keluarga untuk ajukan otopsi ulang

Sementara itu, polisi mempersilakan kuasa hukum keluarga almarhum Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat melakukan otopsi ulang. Penyidik akan terbuka dan mendampingi selama proses berlangsung.

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, mempersilakan jika keluarga almarhum Brigadir Yoshua Hutabarat meminta otopsi ulang.

Dedi mengatakan keluarga bisa mengajukan permohonan eks-humasi, atau pembongkaran makam, untuk kepentingan otopsi ulang. Permohonan itu bisa diajukan kepada Bareskrim Polri.

Kompolnas juga mendatangi rumahBrigadir Nofriansyah Yosua Hutabaratdi Unit Satu Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi, untuk meminta keterangan keluarga mulai dari kedatangan jenazah, sampai pemakaman.

Kompolnas menanyakan kedatangan peti jenazah, hingga proses pemakaman.

Sementara, pihak keluarga akhirnya menerima sejumlah barang milik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, setelah hampir dua pekan meninggal.

Barang dibungkus dalam lima kardus, satu tas, dan satu kotak plastik besar.

Namun, di antara barang yang diberikan ini, tidak ada telepon seluler milik Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. (PNC/KOMPAS TV)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Kapolri Flag Off Riau Bhayangkara Run 2025
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
Berkah Ramadhan, Keluarga Besar TNI dan Polri di Tembilahan Bagikan Takjil Gratis
Terkait 3 Kasus Dugaan Korupsi, Kortas Tipikor Polri Mulai Periksa Pejabat PLN Pusat
Polri dan Kementerian Pertanian RI Gencarkan Penanaman Jagung Serentak pada 2025
komentar
beritaTerbaru