SELATPANJANG - Yang namanya sudah menjadi
kebiasaan pasti susah untuk ditinggalkan, apalagi sesuatu hal yang
dilakukan itu berdampak ke arah yang baik atau bermanfaat. Seperti
cerita Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan, waktu masa kecilnya ia tidak
bisa tidur kalau tidak melakukan kebiasaan mencuci tangan.
Saat
sekolah, dirinya mengakui selalu diingatkan oleh gurunya untuk mencuci
tangan dan kaki sebelum tidur, agar terhindar dari penyakit cacingan.
Kebiasaan ini pun terus dilakukannya hingga menginjak usia 48 tahun.
"Saya
tidak bisa tidur kalau tidak mencuci tangan, kebiasaan ini terus saya
lakukan sejak saya dibangku sekolah dulu. Senantiasalah mencuci tangan
pakai sabun dimulai sejak dini," cerita dia, dihadapan ratusan anak SD
dalam sempena peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ke-9, di
halaman kantor Camat Tebingtinggi, Jalan Rumbia, Selatpanjang, Rabu
(2/11/16).
Kampanye global cuci tangan dengan sabun sedunia ini,
sambung Bupati merupakan
sebuah kegiatan yang strategis dalam rangka membangun kebiasaan hidup
sehat masyarakat. Ia berharap melalui kegiatan yang juga dirayakan
seluruh masyarakat dunia itu, mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat
Meranti akan pentingnya manfaat cuci tangan untuk kesehatan
tubuh sekarang dan masa datang.
"Kegiatan ini sangat penting dan
strategis dalam rangka menumbuhkan kebiasaan masyarakat, agar peduli
dengan kesehatan tubuhnya yang diawali dengan mencuci tangan dengan
sabun," jelas Bupati.
Selain itu, dia meminta kegiatan
tersebut tidak hanya sebatas dilakukan pada sempena hari cuci tangan
ini saja. Tetapi harus disosialisasikan pada anak - anak tingkat SD dan
semua sekolah di Kepulauan Meranti. Mulai dari kepala sekolah, Camat,
Kades, tim Penggerak PKK, dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak
agar dapat lebih gencar mensosialisasikannya ditengah masyarakat.
"Saya
berharap gerakan ini bukan hanya disosialisasikan pada anak-anak
tingkat SD tapi juga diseluruh sekolah yang ada di Kabupaten Meranti," ujarnya
"Sosialisasi ini jangan sampai selesai
disini, tapi lakukan disetiap kesempatan. Meski cuci tangan dengan sabun
terkesan sederhana, namun memberikan dampak yang besar bagi kesehatan
khususnya generasi muda. Semoga memberikan manfaat terhadap kwalitas
kesehatan dan sumber daya manusia di Kabupaten Meranti," pintanya.
Sempena hari cuci tangan sedunia ke-9 itu,
Bupati didampingi Ketua tim penggerak PKK, Nirwana dan
rombongan langsung mengkampanyekan cuci tangan dengan sabun yang diawali
dengan pelepasan balom keudara. Deklarasi secara simbolis dengan
membubuhkan cap jari diseutas kain, kemudian langsung mempraktekkan cuci tangan
pakai sabun kepada para murid sekolah dasar dan guru pendidik.
Apa
yang dilakukan Bupati juga diikuti oleh ratusan murid SD dan guru
pembimbing se-kecamatan Tebingtinggi yang hadir saat itu.
Hadir
dalam kesempatan itu, Sekretaris Diskes
Kepulauan Meranti, dr Misri Hasanto, Kabag Humas Setdakab Kepulauan Meranti, Elfandi, Camat
Tebingtinggi, Drs Asrorrudin, Ketua tim penggerak penggerak PKK beserta Wakil Syamsiar, Instansi Vertikal, serta ratusan
anak-anak SD se-kecamatan Tebingtinggi.(mad)