Jumat, 25 September 2026 WIB

Konsumsi Daging Kambing Bikin Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?

- Kamis, 23 Agustus 2018 09:53 WIB
1.503 view
Konsumsi Daging Kambing Bikin Darah Tinggi, Mitos atau Fakta?
Tribun LifeStyle
Sate

Pesisirnews.com - Daging kambing identik dengan Idul Adha.Bukan tidak mungkin kita akan dapat lebih dari satu kantung yang berisi daging kambing.

Kalau sudah begitu, mau tidak mau kita harus mengolahnya.

Tapi kita sering mendengar kalau daging kambingbisa membuat darah tinggi.

Baca Juga:

Hal itu pun membuat beberapa orang, khususnya yang memiliki hipertensi, jadi takut untuk mengonsumsi daging kambing.

Namun benarkah demikian?

Baca Juga:

Simak info selanjutnya berikut ini.

Aturan Makan Daging Kambing

Dilansir Kompas.com, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr Johanes Chandrawniata, SpGK, mengatakan kalau datangnya penyakit darah tinggi saat mengonsumsi daging kambing hanyalah mitos.

Bahkan menurutnya, mengunyah satu kilogram daging kambing pun tidak akan mendatangkan darah tinggi.

Namun dalam mengonsumsi daging kambing, tidak disarankan dibarengi dengan jeroan, babat, otak, dan usus.

Johanes mengatakan, daging kambing memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan daging sapi.

Soalnya kandungan lemak dan kolesterolnya ternyata lebih rendah!

Dalam takaran 100 gram, lemak daging kambing hanya sebesar 3,03 gram.

Sedangkan pada daging sapi terdapat 7,72 gram.

Kolesterol daging kambing juga sedikit lebih rendah, yakni 75 miligram dan kolesterol sapi 80 miligram.

Selain itu, kandungan zat besi daging kambing juga lebih banyak 3,73 gram, sedangkan daging sapi hanya 2,24 miligram.

Seng (zinc) pada daging kambing juga lebih besar, yakni 5,27 miligram sementara sapi hanya 4,61 miligram.

Tapi nutrisi tersebut bisa didapat dengan cara masak yang tepat.

Johanes menyarankan untuk tidak memanggang sate kambing hingga gosong.

Saat proses pemanggangan, protein pada daging kambing yang terkena panas tinggi bisa berubah jadi zat karsinogen.

Dengan begitu, hal ini juga mengonfirmasi bahwa arang sebagai penyebab kanker adalah mitos.

Daging kambing yang dipanggang cukup dikonsumsi seminggu sekali.

Sementara itu, hidangan kuah bisa jadi pilihan lain dalam mengonsumsi daging kambing.

Dalam proses ini, hindari penggunaan santan yang berlebihan.

Penambahan sayur juga dapat menambahkan kandungan vitamin pada hidangan kambing.

Kalau masih bingung mau buat apa dari daging kambing, langsung cek laman resep Sajian Sedap.

Di sana banyak resep daging kambing yang sudah teruji kelezatannya.


Sumber Tribun LifeStyle 

SHARE:
beritaTerkait
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat
komentar
beritaTerbaru