Selasa, 08 September 2026 WIB

Polisi Meranti Tilang 36 Sepeda Motor

- Selasa, 14 April 2015 19:51 WIB
1.348 view
Polisi Meranti Tilang 36 Sepeda Motor
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Sedikitnya 36 pengendara kendaraan bermotor ditilang selama Operasi Simpatik yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kepulauan Meranti, selama 13 hari operasi. Sedangkan 130 pengendara lainnya hanya mendapat teguran.

Dalam hal itu, Kesadaran masyarakat dalam hal berkendara sudah hampir mengerti, pasalnya Dari hari pertama hingga 13 hari Operasi Simpatik 2015 digelar, semakin lama semakin berkurang pengendara yang terkena tilang dan teguran.

Akan tetapi masih ada pengendara sepeda motor yang masih membandel tidak melengkapi syarat mengendarai kendaraan sepeda bermotor seperti helm.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kastlantas AKP Amir Husin, kepada Wartawan Pesisirnews.com, disela waktu melaksanakan operasi, Selasa (14/4/15).

"Penindakan berupa tilang dan teguran merupakan tindakan dari pelanggaran pengendara yang tidak mematahui peraturan berkendara," kata Amir

Disebutkannya, saat ini pihaknhya hanya fokus pada pelanggaran lalulintas pengendara seperti tidak melengkapi surat kendaraan dan tidak menggunakan helm.

"Dalam operasi ini kan sifatnya simpatik. Jadi kita berharap jumlah ini, turun dibanding tahun lalu," harap Amir.

Amir menambahkan, pada Operasi Simpatik 2015 ini, pihaknya menyelingi dengan membagikan stiker kepada pengendara sepeda motor.

"Stiker ini kita bagikan kepada para pengendara yang mematuhi dan lengkap  akan syarat-syarat dalam berkendara," tambahnya. (wr)

SHARE:
beritaTerkait
Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru