Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

USD Tembus Angka 14.000

- Jumat, 28 Agustus 2015 06:49 WIB
553 view
USD Tembus Angka 14.000
Ilustrasi
Mata Uang Dollar Amerika
PESISIRNEWS.COM- Nilai tukar Rupiah yang anjlok mencapai Rp 14.000 per Dolar Amerika Serikat (USD) serta pasar modal tertekan hingga ke zona merah dinilai masih belum menyebabkan krisis ekonomi di Indonesia. Pasalnya, fundamental ekonomi Indonesia terus membaik di tengah perlambatan ekonomi dunia.

"Apakah Indonesia menuju krisis? Kami sampaikan tidak. Malah fundamental ekonomi kita membaik tapi ekonomi dunia terus buruk apalagi ada sentimen karena Fed Rate mau naik dan devaluasi Yuan," ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (27/8).

Agus menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih cukup bagus. Terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif pada semester I 2015 sebesar 4,67 persen dan neraca perdagangan Indonesia yang masih surplus USD 1,33 miliar.

Kondisi tersebut berbeda dengan krisis ekonomi 1998. Di mana, kata Agus, pertumbuhan ekonomi mencapai minus 17 persen, inflasi sebesar 77 persen dan suku bunga BI naik hingga 57 persen.

"Kita independen dari pemerintah dan fokus jaga inflasi. Walaupun, defisit transaksi berjalan masih ada tekanan. Tapi cadangan devisa waktu itu (1998) cuma USD 21 miliar. Sekarang kita di USD 107 miliar itu di 7 bulan impor," kata dia.

Selain itu, pada krisis 1998, ada perubahan kurs yang cukup cepat dari Rp 2.000 hingga Rp 16.000 per USD. Hal tersebut membuat perbankan runtuh hingga banyak yang terpaksa ditutup. Bahkan, kredit macet pada saat itu mencapai 50 persen. Saat ini, lanjut Agus, hanya mencapai 2,5 persen dari total kredit.

"Dulu kita belum punya framework. Dulu kalau kita punya kebijakan fiskal kita bisa defisit seperti Jepang dan Eropa sampai enam persen. Sekarang UU tidak perkenankan kita untuk defisit di atas tiga persen," pungkas dia.

Sumber : merdeka.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
BOE Naikkan Suku Bunga, Analis Prediksi Dolar AS Bisa Jatuh ke Level Terendah dalam 20 Tahun
Yuan Menguat Terhadap dolar AS dalam Dua Hari Berturut-turut
Rupiah Menguat ke Rp 14.322 Per Dolar AS, Analis Pasar Uang Prediksi Akan Kembali Melemah
Polisi Tangkap Tiga Penjual Mayat Seharga 1.153 Dolar, Pelaku Diduga Membunuh Korban
Rupiah Sore Ini Melemah Ditutup di Rp 13.646 Per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Tembus Angka Rp 13.600
komentar
beritaTerbaru