Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Pelabuhan Dumai Sebagai Kawasan Poros Maritim di Riau

- Minggu, 17 Mei 2015 16:31 WIB
1.928 view
Pelabuhan Dumai Sebagai Kawasan Poros Maritim di Riau
net
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Pelabuhan Kota Dumai masuk dalam kawasan poros maritim Riau dalam rangka mengembangkan ekonomi disektor maritim. Demikian disampaikan Yustinus Eddy Warsito Asisten Deputi IV Pertahanan Negara Kemenko Polhukam saat berkunjung ke Dumai.

Asisten Deputi IV Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Yustinus Eddy Warsito belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke Kota Dumai dalam rangka melakukan pemetaan atau mapping kondisi ril Kota Dumai dalam rangka mempersiapkan Dumai sebagai daerah poros maritim di Riau.

"Kunjungan kami ke Kota Dumai untuk melakukan mapping kondisi Kota Dumai khususnya dibidang keamanan dalam rangka mempersiapkan Kota Dumai menjadi daerah poros Maritim di Riau. Pelabuhan Kota Dumai masuk dalam kawasan poros maritim Riau dalam rangka mengembangkan perkembangan ekonomi disektor maritim," kata Yustinus Eddy Warsito dalam kunjungan kerja ke Kota Dumai belum lama ini.

Lanjutnya, apa yang kami lihat di Kota Dumai akan kami bahas di Kemenko Polhukam RI, dan untuk mensukseskan program poros Maritim di Kota Dumai Pemerintah akan menyiapkan fasilitas pendukung seperti pelabuhan.

"Jika poros maritim berjalan, harga barang bisa stabil karena tol laut/poros maritim dapat menyeimbangkan harga barang disamping dapat meningkatkan perekonomian. Yang pasti hasil dari kunjungan kerja kami ke Kota Dumai akan dibahas di Kemenko Polhukam," pungkasnya.

Sebelumnya Walikota Dumai, H.Khairul Anwar mengatakan Dumai layak menjadi poros maritim karena letaknya sangat strategis berdekatan dengan Malaysia dan Singapura dan berbatasan langsung dengan selat Malaka yang terkenal dengan selat tersibuk di Dunia.

"Kota Dumai memiliki keunggulan komparatif dan daya tarik tersendiri, berhadapan langsung dengan selat tersibuk di Dunia yakni Selat Malaka yang menjadi HighWay laut di Asia Tenggara dan berhadapan dengan tiga negara maju di Asia seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand," kata Walikota.

Selain itu Kota Dumai memiliki pantai yang panjang dan dalam dilindungi pulau rupat sebagai break water alami yang sangat menguntungkan untuk pelabuhan, kedalaman lautnya selalu terjaga sehingga disinggahi kapal-kapal tanker bertonase tinggi.

Keseluruhan pelabuhan Dumai memiliki kedalaman laut pelayaran rata-rata 10 sampai dengan 15 meter disaat surut terendah dengan alur pelayaran yang dapat dilintasi oleh kapal-kapal besar dan dapat disandari kapal dengan bobot 20.000 hingga 50.000 DWT.

Terakhir Walikota mengatakan bahwa poros maritim sejalan dengan Visi Dumai menjadikan Dumai sebagai Kota jasa pelabuhan, perdagangan, tourism dan industri yang disingkat dengan KOta Pengantin. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Hidayah, Desa Gembira, Kecamatan Gaung
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
komentar
beritaTerbaru