Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Arang Batok Kelapa Indonesia Diminati Srilanka dan Korsel

- Minggu, 07 Oktober 2018 11:12 WIB
589 view
Arang Batok Kelapa Indonesia Diminati Srilanka dan Korsel
Internet
Tempurung kelapa

Pesisirnews.com - Komoditas arang dari batok kelapa ternyata diminati negara lain. Tahun ini, dua produk tersebut menjadi komoditas ekspor bagi Indonesia.

Srilanka dan Korea Selatan adalah dua negara peminat komoditas arang batok kelapa asal Indonesia.

Akhir bulan lalu, 1.000 ton arang batok kelapa diekspor ke Colombo, Srilanka. Ekspor tersebut adalah ekspor pertama arang batok kelapa Indonesia ke luar negeri.

Baca Juga:

"Nilai ekspornya masih sekitar Rp 8 miliar. Semoga ke depannya terus meningkat," kata Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero, Agus Andiyani, dalam Indonesia Business and Development (IBD) Expo 2018 di Surabaya, Sabtu (6/10/2018).

Produk arang batok kelapa juga diminati Korea Selatan. Dalam waktu dekat. kata Agus, arang batok kelapa juga akan dikirim ke Korea Selatan dengan volume 10.000 ton.

Baca Juga:

"Produk arang batok kelapa didapat dari beberapa daerah di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi," jelasnya.

Nantinya arang diolah menjadi bahan kosmetik, alat penyaring atau filter air, alat pengawet, karbon, briket dan lainnya.

"Arang jadi komoditas bagus untuk ekspor," jelasnya.

Menurut dia, sebenarnya banyak sekali komoditas dalam negeri yang punya potensi besar untuk ekspor, khususnya komoditas pertanian, perkebunan dan perikanan.

"Perlahan kami akan terus eksplorasi dan memasarkan," ucapnya.

Ekspor BUMN sendiri disebut sebagai upaya penguatan terhadap nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar AS. Selain PT PPI, sejumlah BUMN industri strategis yang tahun ini berkomitmen mengekspor produknya yakni PT Pindad, PT Krakatau Steel Tbk, PT Industri Kereta Api/INKA, PT Barata Indonesia, dan PT Dirgantara Indonesia.


Sumber Kompas.comĀ 

SHARE:
beritaTerkait
Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor
Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru