Jumat, 28 Agustus 2026 WIB

Minim Pasokan, Harga Ayam Tembus Rp 100 Ribu per Ekor

- Selasa, 24 Juli 2018 20:06 WIB
442 view
Minim Pasokan, Harga Ayam Tembus Rp 100 Ribu per Ekor
Pojoksatu.id

Bontang, Pesisirnews.com – Akibat minim pasokan, harga ayam poting di sejumlah pasar di Kota Bontang, Kaltim, melambung tinggi, mencapai Rp 100 ribu per ekor.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Rawa Indah, Taufik, membenarkan hal tersebut. Dikatakan, kenaikan ayam terjadi sudah 10 hari ini.

Saat ini, ia menjual ayam ukuran besar dengan harga Rp 100 ribu per ekornya. Sedangkan, ayam ukuran 1,5 kilogram dia jual seharga Rp 50 ribu.

Baca Juga:

"Setiap hari harganya terus naik, kalau normalnya per kilogram Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu, ini bisa Rp 50 ribu," ungkap Taufik, dilansir JPNN.

Lebih lanjut, Taufik menyebut, naiknya harga ayam diakibatkan minimnya pasokan dari distributor. Dari biasanya dipasok 100 ekor, saat ini hanya dijatah 30 ekor.

Baca Juga:

"Kalau kami protes terus ke distributor, nanti malah enggak dikasih jatah ayam. Makanya kami terima saja harganya naik," terangnya.

Idris, pedagang di pasar yang sama mengatakan dirinya menjual ayam per ekor mulai dari Rp 65 ribu hingga Rp 80 ribu. Ada juga ayam yang dijual seharga Rp 70 ribu per ekor, tergantung dari besarnya ayam.

"Umumnya saya jual Rp 65 ribu. Ini memang sudah lama naik, tetapi 2 hari ini enggak ada ayam masuk dari distributornya," jelasnya.

Kata dia, setiap penjual ayam akan mendapat pasokan ayam berbeda-beda jumlahnya. Mulai dari 50 ekor, 100 ekor, hingga 200 ekor.

Namun karena sedang terbatas stoknya, kali ini pedagang hanya diberi jatah 30 ekor dan 60 ekor.

"Infonya dari perusahaan, mereka belum panen ayam. Karena ukurannya masih kecil dan rugi jika dipanen," ungkapnya.

Dampak dari minimnya pasokan dan naiknya harga jual, yakni banyak pedagang ayam yang menutup lapaknya.

Kata Idris, jumlah pembeli pun mengalami pengurangan. Karena kenaikan harga ayam ini akan terus berlangsung yang diprediksi hingga menjelang Iduladha. "Kemungkinan Iduladha harganya tambah naik," imbuhnya


Sumber Pojoksatu.id 

SHARE:
beritaTerkait
Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama
Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor
Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil
Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru