Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Pemerintah Dinilai Belum Bisa Laksanakan UN Berbasis CBT

- Senin, 06 April 2015 21:43 WIB
303 view
Pemerintah Dinilai Belum Bisa Laksanakan UN Berbasis CBT
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengkhawatirkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015 yang berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) untuk tingkat SMP hingga SMA/SMK. UN berbasis CBT yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini, dinilai belum siap untuk dilaksanakan.

"Persiapannya belum bagus. UN itu kan harus disiapkan anaknya, perlengkapannya, termasuk gurunya. Nanti jangan sampai anak dirugikan karena peralatannya yang tidak bagus, menjadi kendala, kemudian hasilnya tidak baik," ujar Ketum PB PGRI Sulistyo usai bertemu Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Senin (6/4/2015).

"Kami sudah mengingatkan kalau belum siap menggunakan manual saja dulu. Baru tahun depan ditata dan siapkan. Dan pemerintah juga konsekuen menyediakan peralatannya. Jangan sampai, siapa yang sudah siap, jangan begitu," lanjutnya.

Sulistyo sepakat dengan pemerintah bahwa UN Komputer adalah upaya meningkatkan mutu UN. Namun sekali lagi Sulistyo mengingatkan jika pemerintah tidak siap, maka akan timbul persoalan.

"Karena anak-anak ini, saya dapat informasi, banyak yang masih mengkhawatirkan, persoalan listrik, alat yang tidak bagus, tentu anak tidak boleh dikorbankan. PGRI menerjunkan tim pemantau untuk sekolah yang melakukan ujian online ini agar sekolah tidak dirugikan," paparnya.

Sulistyo menyarankan agar tahun ini pemerintah sebaiknya tetap menjalankan UN secara manual. Pemerintah juga harus mengambil langkah cepat jika nantinya timbul persoalan dengan UN komputer ini.

"Kalau terjadi kendala, pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah, kalau perlu ujian ulang dengan cara manual. Jangan mengambil resiko kepada peserta didik," tutupnya.


Sumber:
Detik.com
Editor: Ndo

SHARE:
beritaTerkait
Jelang Hari Jadi ke-78, Polwan Polda Riau Turun dalam Penanganan Karhutla
Kapolres Inhil dan Tim Gabungan Pilih Bermalam Demi Pastikan Karhutla Benar-Benar Padam
Pisah Sambut Kajari Inhil, Plh. Bupati Yuliantini Dorong Sinergi Untuk Daerah Kondusif
malam puncak sistem informasi award ke-8 tahun 2026, pemkab inhil apresiasi prestasi mahasiswa dan dosen
Polda Riau Awasi Lahan Bekas Terbakar, Pastikan Karhutla Tak Jadi Jalan Membuka Lahan
Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
komentar
beritaTerbaru