PESISIRNEWS.COM TEMBILAHAN - Bertempat di Aula Bapedda Jalan Aksia Tembilahan, Bupati Wardan yang
diwakilkan oleh Asisten II Setdakab Inhil, Rudiansyah buka acara Rapat
Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Inhil, Selasa (20/12/2016).
Kegiatan
yang mengangkat tema "Program Aksi Pemerintah Kabupaten Inhil Dalam
Upaya Pemenuhan Pangan Pokok Masyarakat" ini dihadiri sekitar 50 peserta
undangan yang terdiri dari seluruh Kepala SKPD di Inhil, Instansi
vertikal, dan Seluruh Camat yang di Inhil.
Asisten II dalam
sambutannya menyebutkan sebagaimana diketahui dalam UU Nomor 18 Tahun
2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang
Ketahanan Pangan dan Gizi, mengamanatkan bahwa negara berkewajiban
mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan
yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang.
Rudiansyah
katakan pemenuhan pangan sebagai kebutuhan dasar manusia menjadi
tanggungjawab negara yang diselenggarakan berdasarkan kedaulatan pangan,
kemandirian pangan dan ketahanan pangan.
"Hal ini berarti
negara yang menentukan kebijakan pangan secara mandiri sesuai potensi
sumber daya lokal sehingga pemenuhan pangan bagi negara sampai tingkat
perseorangan dapat terwujud," kata Asisten II.
Penguatan
ketahanan pangan di kabupaten Indragiri Hilir, lanjut Rudiansyah, tidak
terlepas dari 3 permasalahan yakni, Dari Sisi Ketersediaan Pangan, Dari
Sisi Distribusi, Dari Sisi Konsumsi Pangan oleh masyarakat.
"Dari
kondisi yang demikian, pada kesempatan yang baik ini saya meminta
kepada kita semua agar berupaya mempersiapkan langkah antisipasi,
terobosan baru dalam menghadapi masalah dan tantangan terkait kondisi
ketahanan pangan di daerah kita, baik yang riil maupun potensial yang
dapat mempengaruhi Ketahanan Pangan kita, saat ini dan di masa akan
datang," jelasnya.
Sementara itu Kepala BP2KP, Fajar Husin dalam
laporan menyebutkan Rapat Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten ini
dilaksanakan sesuai dengan amanat Perpres Nomor 83 Tahun 2006 tentang
Dewan Ketahanan Pangan, sebagai forum koordinasi dengan pejabat terkait
dan unsur-unsur yang terkait dalam rangka mengevaluasi kinerja DKP,
membahas masalah, tantangan serta upaya-upaya penyelesaiannya dalam
rangka penetapan ketahanan pangan daerah.
"Beberapa aspek
mencakup Pembangunan Ketahanan Pangan yakni mulai dari ketersediaan,
distribusi, konsumsi dan mutu gizi serta keamanan pangan, yang
penanganannya memerlukan partisipasi berbagai pihak terkait," imbuhnya.
Sekedar
informasi pelaksanaan kegiatan ini menghadirkan 5 narasumber, yakni
Drs. Berlian Simarmata dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi Riau, Drs.
H. Tantawi Jauhari, MM dari Dinas Perkebunan Inhil, Ir. H. Kuswari, MP
dari DTPHP, Umar Hamdy, S.Pt Camat Mandah, dan H. Fajar Husin, SH, MH
dari BP2KP Inhil. (advertorial)