Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Inhil Merindukan Lahirnya Perda RTRW

- Kamis, 17 November 2016 02:21 WIB
208 view
Inhil Merindukan Lahirnya Perda RTRW
PESISIRNEWS.COM, INHIL -   Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo menghadiri rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau 2016-2023, di Ruang Medium Gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (2/10/2016).

Rapat yang dipimpin Ketua Pansus RTRW DPRD Provinsi Riau 2016-2023, Asri Auzhar ini turut dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Riau, Bupati/Walikota se-Provinsi Riau dan anggota Pansus, serta Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal, serta beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

Tujuan pembahasan Ranperda RTRW Provinsi Riau 2016-2023 ini, adalah terwujudnya ruang yang produktif, efisien, nyaman dan berkelajutan untuk menjadikan Provinsi Riau sebagai pusat perekonomian di Asia Tenggara.

Wabup Rosman saat menyampaikan pendapatnya pada rapat tersebut mengatakan, untuk Kabupaten Inhil dari segi teknis masih ada yang perlu diperjelas, karena ada usulan yang belum termasuk dan sebaliknya ada yang tidak diusulkan, tetapi sudah termasuk di Ranperda RTRW serta masih ada beberapa daerah yang termasuk kawasan hutan.

Sementara dari Kabupaten Inhil sangat merindukan akan lahirnya Perda RTRW ini, karena akan memberikan kenyamanan Pemda dalam pelayanan kepada masyarakat di kemudian hari.

"Kabupaten Inhil siap menerima Perda RTRW berdasarkan SK Menteri No.393," katanya.

HUMAS/ADVERTORIAL

SHARE:
beritaTerkait
Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru
Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja
Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini, hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Al Hidayah, Desa Gembira, Kecamatan Gaung
Kualitas Udara Inhil Tidak Sehat, Disdik Sesuaikan Kegiatan Pembelajaran di Sekolah
Bupati dan Wakil Bupati Inhil Hadiri Sinergitas Forkopimda dan Pengantar Tugas Kajari
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
komentar
beritaTerbaru