Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Ratusan Petugas Pembaca Meter Listrik Demo di Kantor PLN Area Lubuk Pakam

- Kamis, 28 April 2016 18:58 WIB
2.533 view
Ratusan Petugas Pembaca Meter Listrik Demo di Kantor PLN Area Lubuk Pakam
pesisirnews
PESISIRNEWS.COM, DELI SERDANG - Ratusan petugas pembaca meter listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tergabung didalam Serikat Pekerja Pembaca Meter Listrik (SP2ML) Sumatera Utara melakukan aksi demo di Kantor PLN Area Lubuk Pakam pada Kamis (28/4). Ratusan pekerja ini tiba di kantor PLN Area Lubuk Pakam dengan mengendarai ratusan sepeda motor dan mobil bak terbuka. Sesampainya dilokasi mereka pun langsung membentangkan poster bertuliskan tuntutan mereka.
 
Dalam orasinya ratusan pekerja ini menuntut memperkerjakan kembali dua pekerja pembaca meter listrik yang di PHK,” kami minta agar karyawan yang sudah di PHK dipekerjakan kembali,” teriak ratusan pekerja dengan pengawalan ketat petugas kepolisan. Dari informasi yang diperoleh sudah ada dua pekerja pembaca meetr listrik yang berkerja dibawah naungan PT Indah Mandiri Sari masing – masing Baginda Siregar dari PLN rayon Medan Denai dan Parsidi dari PLN Rayon Delitua.
 
Salah seorang pekerja menerangkan jika ada 160 orang lebih pekerja pembaca meter listrik bekerja dibawah naungan PT Indah Mandiri Sari. Menurutnya jika pihak perusahaan mengintimidasi para pekeja akan di PHK bila mogok kerja," sebelumnya tanggal 11 April lalu kami mogok kerja menolak pemotongan gaji sebesar 100 ribu sampai 500 ribu. Alasan perusahaan melakukan pemotongan gaji karena target baca tidak terpenuhi, seharusnya SP bukan pemotongan," terangnya. 

Setelah aksi mogok ini, pihak perusahaan pun berjanji tidak akan melakukan PHK. Namun dua hari setelah perjanjian itu, pihak perusahaan melakukan PHK terhadap pekerja sehingga pekerja kembali melakukan aksi mogok pada 22 April lalu," meskipun ada perjanjian perusahaan tidak melakukan PHK, tapi dua hari kemudian dua orang di PHK perusahaan dan ada yang dimutasi dan rotasi. Selain itu ada  yang belum terdaftar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Gaji potong tapi tidak terdaftar. Tidak hanya itu sudah sejak tiga terakhir tidak dapat pakaian dinas dari PLN, padahal setiap tahunnya dapat baju dinas," jelasnya. (Red)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wujud Kepedulian Sesama, Pemkab Inhil Salurkan Donasi Lebih dari Rp1 Miliar dan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Rutan Pangkalan Brandan Terendam Banjir, Kanwil Ditjen Pas Sumut Evakuasi 435 WBP
Batalkan Hasil Tender di KNIA Setelah Diduga 'Main Mata' dengan IAS Support, PT Duta Agung Siap Pidanakan AP Aviasi*
Mahasiswa, dan Masyarakat Gelar Aksi Solidaritas Bagi-Bagi Bunga di Tembilahan
Demo Mahasiswa di DPRD Riau Berlangsung Damai, Mahasiswa dan Polisi Bersalaman
Peringatan HBP ke 61, Lapas Klas I Medan Gelar Razia dan Aksi Bersih-bersih Tindak Kejahatan
komentar
beritaTerbaru