Kamis, 13 Agustus 2026 WIB

Diduga Jadi Tempat Mesum, Pondok Asmara Dibongkar, 6 Wanita Diamankan

- Kamis, 13 Juni 2019 09:40 WIB
537 view
Diduga Jadi Tempat Mesum, Pondok Asmara Dibongkar, 6 Wanita Diamankan
Pesisirnews.com - Satpol PP Kota Bengkulu mengamankan sejumlah wanita diduga sebagai pekerja seks komersial dalam razia penyakit masyarakat (pekat), Rabu (12/6) siang di kawasan Eks Terminal Air Sebakul Pekan Sabtu.

Dilansir dari Jpnn.com, dalam razia tersebut Satpol PP juga sekaligus membongkar pondok asmara yang diduga dijadikan tempat mesum.

Lantaran dipondok tersebut terdapat kasur dan tikar yang sengaja disediakan pemilik pondok.

Dalam razia itu, petugas juga berhasil mengamankan empat wanita yang diduga pekerja seks komersil (PSK), dua wanita penjaga warung kopi serta satu orang pria.

"Pondok-pondok yang berdiri ini sudah lama meresahkan. Sebab aktivitasnya tidak hanya malam saja, namun siang hari juga aktif. Makanya kita sangat mengucapkan terimakasih kepada satpol PP dan pihak kecamatan yang menertibkan tempat mesum ini," ujar Supardi selaku Ketua RT 9 Kelurahan Pekan Sabtu.

Sementara itu Kepala Satpol PP kota Mitrul Ajemi yang memimpin langsung penertiban mengatakan, bahwa razia dan penertiban ini atas dasar laporan masyarakat yang sudah lama meresahkan.

"Kawasan eks terminal ini sudah lama menjadi target kami. Makanya hari ini kita tertibkan dan bongkar tempat yang diduga dijadikan tempat mesum ini. Yang jelas lokasi ini akan kita awasi setiap saat. Kita juga menghimbau masyarakat untuk aktif merlaporkan kasus seperti ini," terang Mitrul. (dan)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Maulid Nabi di Ponpes Yasin Al-Islami, Bupati Inhil Ajak Perkuat Akhlak Generasi Muda
Bupati Inhil Herman Sambangi Mendes PDT RI Di Jakarta
Bunda PAUD Inhil Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kolaborasi PAUD
Bupati Herman Terima Aspirasi AMBAR, Pemkab Inhil Terus Perjuangkan Petani Kelapa
Bupati Inhil Herman Lepas Jambore Nasional
Polres Inhil Gelar Konferensi Pers, Tegaskan Komitmen Berantas Perambahan Hutan dan Karhutla
komentar
beritaTerbaru