Kamis, 18 Juni 2026 WIB

Fakta dan Realita Nasib Si Tukang Becak Di Kota Tembilahan Riau

Haikal - Senin, 13 Januari 2020 12:35 WIB
1.174 view
Fakta dan Realita Nasib Si Tukang Becak Di Kota Tembilahan Riau
Abang Becak Terbujur kaku Di atas Becak di  temukan sudah meninggal dunia di tembilahan Riau

Tembilahan,PESISIRNEWS.COM - Alat transportasi tradisional semakin tergerus seiring dengan kemajuan zaman. Namun, disudut jalan kota tembilahan, masih ada tukang becak dan menunggu penumpang setianya. Kerasnya kehidupan membuat siabang becak harus tetap bekerja banting tulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

BACA JUGA ;Cabuli-Siswi-SMP--Pria-di-Rohil-Diserahkan-ke-Polsek-Bagan-Sinembah

Alasan lain mengapa abang becak tidak ingin berhenti adalah karena tuntutan hidup untuk menghidupi keluarga, Penginnya munkin mau berhenti jadi pendayung becak tapi pekerjaan apa yang bisa dibuat untuk menghasilkan uang.

Baca Juga:

BACA JUGA ;Kajaksaan-hanya-tamu-undangan-yang-menyaksikan-penyerahan-lahan-dari-dinas-LHK-Kepada-PT-NWR

Puluhan tahun mereka menggeluti pekerjaan ini.memang pada zaman nya pendayung becak sangat diminati masyrakat sebagai alat transportasi tapi dengan perkembangan zaman tukang becak mulai ditinggalkan karena beralih ke transportasi Modren yang dikenal dengan Ojek(Sepeda Motor).

Baca Juga:

Apayang terjadi baru baru ini di Kota Tembilahan seorang Pendayung Becak Lansia bernama Tamjudin (64), Warga Jalan Prof M Yamin, Gang Sempurna, Tembilahan. Usianya tampak sudah tidak layak berkerja, namu karena kondisi keuangan dan tidak mampu untuk terus bertahan membuat Tamjudin harus berada pada kondisi yang sangat menyakitkan. Inilah fakta dan realita, diduga kelelahan si tukang becak meninggal dunia di atas becaknya..

Awalnya, seorang saksi bernama Suryadi (34) mengira Tamjudin sedang tertidur di atas becak. Namun, Suryadi melihat kejanggalan dengan posisi tidur, Tamjudin, yang menyamping hingga hampir terjatuh ke aspal jalan.

"Curiga tukang becak tersebut telah meninggal dunia, kemudian Suryadi melaporkan kejadian tersebut kepada Piket Mapolsek Kawasan Pelabuhan," tutur Kapolsek KSKP, IPDA Ridwan kepada awak media, Minggu (12/1)

[ADNOW]

Si pengayuh becak malang itu dibawa ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan. Dari hasil pemeriksaan oleh pihak medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Berdasarkan keterangan anak kandung korban, yakni Arman Jaya, sang Ayah, Tamjudin memang memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

[MGID]

Ini bukan kali pertama pengayuh becak ditemukan meninggal dunia, pada 17 Januari 2018 lalu seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia diatas becak di Jalan Baharuddin Yusuf, Tembilahan. Menurut penuturan warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), si pengayuh becak tersebut ditemukan tidak bergerak di atas becak yang terparkir di pinggir jalan tersebut.

(ZN)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ditreskrimum Polda Riau Nyatakan Laporan terhadap Ketua IWO Riau Bukan Peristiwa Pidana
Polda Riau Bongkar Dugaan Kejahatan Lingkungan Korporasi Sawit, Kerugian Ekologis Tembus Rp187 Miliar
Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
Polda Riau Target Bangun 110 Jembatan untuk Masyarakat, 27 Tuntas 100 Persen
Kasus Anak Gajah Mati di TNTN, Ditreskrimsus Polda Riau Tetapkan Pemilik Lahan sebagai Tersangka
Meriahnya Festival 'Perang Air' di Riau: Merawat Tradisi, Jaga Persaudaraan
komentar
beritaTerbaru