Kamis, 25 Juli 2024 WIB

Politisi PDI P Kapita Ampera Sentil Menkopolhukam Mahfud MD Soal Kepulangan Habib Rizieq Shihab

Haikal - Jumat, 06 November 2020 12:42 WIB
630 view
Politisi PDI P Kapita Ampera Sentil Menkopolhukam Mahfud MD Soal Kepulangan Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab dan Mahfud MD
JAKARTA,PESISIRNEWS.COM - Politisi PDIP Kapitra Ampera menyentil Menko Polhukam Mahfud MD yang meributkan kepulangan Habib Rizieq Shihab.
Menurutnya, tidak penting apakah kepulangan HRS itu karena dideportasi atau overstay.
“Yang penting sejuk, aman, tertib, bisa menjadi stabilisator untuk kerukunan dan keguyuban nasional,” ucap Kapitra kepada JPNN.com, Kamis (5/11).
Mantan pengacara Habib Rizieq Shihab itu menilai bahwa bangsa ini terlalu lama terjebak dalam lubang konflik yang tidak berujung.
Karena itu, diperlukan jiwa besar bagi semua pihak untuk menciptakan kerukunan besar dalam Republik ini.
“Jadi, jangan terus dipertentangkan. Lalu orang mau pulang, lalu ini bilang saya tidak overstay, yang ini bilang dideportasi. Untuk apa? Apa ruginya negara?” tanya Kapitra.
Dia juga menyentil Menko Polhukam Mahfud MD yang membahas kepulangan Habib Rizieq dan menyebut dia pulang karena akan dideportasi.
“Mahfud itu ngomong begitu (untuk) opo sih? Apa ruginya negara dia dideportasi atau tidak overstay? Apa ruginya? Kan enggak ada kerugian negara,” katanya.[br]
Karena itu, politisi asal Padang, Sumatera Barat ini mempertanyakan pernyataan Mahfud.
“Kenapa sih Mahfud kok jadi baperan begitu? Jadi sentimental begitu. Ini kemungkinan Mahfud MD sentimen atau sentimental?” tutur Kapitra.
Kapitra juga mengatakan tidak ada urgensinya membahas apakah Habib Rizieq pulang karena akan dideportasi atau tidak.
“Dia pulang bikin kesejukan tidak, bikin kenyamanan tidak, bikin kerukunan tidak. Itu yang penting.”
“Negara ini kok terjebak dalam politik-politik yang tidak cerdas,” sindirnya.
Kalaupun ada pihak-pihak yang khawatir dengan kepulangan Habib Rizieq, misalnya khawatir ada pelanggaran hukum, itu tinggal diproses secara hukum kalau memang terjadi.
Karena itu, sambungnya, rencana kepulangan Habib Rizieq tidak perlu diributkan apalagi sampai menghabiskan energi.
Bahkan sampai saling jawab dan tuding menuding. Apalagi hal ini melibatkan Menko Polhukam yang merupakan representasi negara.
“Menko Polhukam itu representasi negara. Ngapain (bicara ini)? Kalau dia dideportasi, dia harus pulang, pulang juga,” ujarnya.
Bagi Kapitra, yang menjadi substansi bukan bagaimana cara atau karena apa HRS pulang ke Indonesia.
“Masalahnya sekarang dia pulang, kalau bisa potensi dia dimanfaatkan untuk membangun kerukunan bersama atau membantu memecahkan permasalahan bangsa ini baik secara sosial maupun secara politis.”
“Harusnya kan itu. Bukan soal dia pulang karena apa. iIu kan enggak penting,” tandas Kapitra.

Sumber : pojoksatu.id

SHARE:
beritaTerkait
Edy Natar dan M Harris Siap Bertarung Untuk Untuk Pilgubri
Tanda Baru 'Kiamat' Sudah Dekat Muncul Senin, Warga Bumi Hati-Hati
Operasi Pasar Murah Pemkab Inhil Laksanakan Di Kecamatan Sungai Batang
Dipimpin Kapolsek Enok, Petugas Himbau Petani Tidak Membakar Hutan dan Lahan
Pj Bupati Inhil Herman Hadiri Acara Grebeg Suro Di Kempas Jaya
Syukuran Hari Ulang Tahun Bhakti Adhyaksa Ke -64 Di Hadiri Pj Bupati Inhil Herman
komentar
beritaTerbaru