Kamis, 25 Juli 2024 WIB

Sandiaga Anggap Pose 1 Jari Bima Arya Demi Muliakan Ma'ruf Amin

Zanoer - Minggu, 06 Januari 2019 14:38 WIB
720 view
Sandiaga Anggap Pose 1 Jari Bima Arya Demi Muliakan Ma'ruf Amin
Bima Arya dan Ma'ruf Amin (Foto: Nur Azizah/detikcom)

Jakarta- Walikota BogorBima Aryamengacungkan satu jari telunjuk ketika menjawab pertanyaan setelah bertemu dengan cawapres KH Ma'ruf Amin di Pondok Pesantren Al-Ghazaly. Apa kata cawapresSandiaga Uno.

"Tentunya simbol itu bisa satu dua, saya juga pernah tertangkap begini juga (acungkan jari satu) karena simbol tauhid, karena ini (jempol) juga semua jadi simbol universal," ujar Sandi di Jalan Jenggala II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (6/1/2019).

Bima Arya merupakan kader PAN, salah satu partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebetulnya, 'pose' satu jari Bima dilakukan ketika dirinya menjawab pertanyaan dari wartawan apakah dia memberi dukungan kepada Ma'ruf Amin.


Dari situ, Sandi menilai wajar saja jika Bima sebagai Walkot Bogor memuliakan Ma'ruf Amin. Sebab, Ma'ruf merupakan ulama dan juga sekaligus cawapres.

"Pak Walkot menyambut pak kiai itu kan memuliakan pak kiai, kalau saya bertugas, meskipun afiliasi saya partai manapun kalau ada kiai berarti jadi kehormatan kita, apalagi calon wakil presiden, beliau juga harus menyambut," katanya.


Sementara itu, Bima Arya sendiri saat dimintai konfirmasi detikcom kemudian menegaskan dia tetap di posisi netral untuk Pilpres 2019. Dia juga bercerita saat cawapres Sandiaga Uno ke Bogor pun ikut menemui.

"Saya pamit untuk netral dan partai memahami. Sudah disampaikan ke ketum, ke sekjen, mereka paham saya harus fokus bekerja," kata Bima.


Baca Juga:
Sumber
: Detiknews
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fakta Baru Penembakan Donald Trump, Ini Identitas Pelaku
Harta Kekayaan Titiek Soeharto Mantan Istri Presiden Terpilih Prabowo Subianto
Anak Presiden Joe Biden Divonis Bersalah Oleh Pengadilan AS"Presiden Tidak Akan Memberikan Pengampunan".
Sejumlah Petinggi TKN Prabowo-Gibran Mendapat Kursi di Badan Usaha Milik Negara
Wujudkan Kedaulatan Pangan, GNTI Riau Dukung PDI-P
Dewi Juliani : Pemilu Seharusnya Menjadi Kompetisi Ide dan Visi
komentar
beritaTerbaru