
Satgas PKH Terus Bergerak Sampai Kawasan Hutan Kembali Pada Negara
RIAU Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus melakukan pergerakan secara intensif terhadap sejumlah perusahaan maupun
ArtikelJAKARTA, Pesisirnews.com - Video percakapan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen (Purn) Agus Widjojo dengan Najwa Shihab viral di media sosial.
Hal itu setelah Najwa mengajukan pertanyaan tentang konsep tentara menyatu dengan rakyat itu apakah keliru, dan TNI bukan punya rakyat?
Agus pun menjelaskan, jika awalnya TNI lahir dari bangsa yang berjuang. "Kita belum punya negara. Jadi yang berjuang itu adalah rakyat, menyatu itu," ujar Agus.
Baca Juga:
Kepada Republika, ia meminta waktu sejam lagi untuk dikontak memberikan klarifikasi. "Saya masih ada acara di luar, sejam lagi," ujar mantan Komandan Sesko ABRI tersebut kepada Republika di Jakarta, Senin (11/10).
Agus menjadi pembicara denganBrigjen Junior Tumilaardi acara Mata Najwa di Jakarta, Kamis (7/10) malam WIB.
Baca Juga:
Usai acara bubar dan Junior pergi, Agus menjelaskan, perjuangan meraih kemerdekaan itu merupakan perjuangan politik, yang terbagi atas laskar.
"Jadi ada laskar Hizbullah, Laskar Nasionalis, gitu kan. Itu dijadikan satu, jadi TNI. Jadi TNI dari sejak awal memang harus berdamai dengan politik," ujarnya.
Menurut Agus, waktu perang tentara memang menyatu dengan rakyat. Dia menyebut, prinsip perang gerilya memang tentara harus menyatu dengan rakyat, seperti antara ikan dan air. Hal berbeda jika terjadi masa damai, tentara tidak lagi menyatu dengan rakyat.
Dia malah menyebut, jika TNI itu milik presiden atau mereka yang memenangkan pilkada. "Tetapi setelah menjadi demokrasi, setelah merdeka, rakyat itu punyanya presiden. Rakyat itu punyanya yang dipilih oleh rakyat, memenangkan pilpres, pemilu," ujar Agus.
Najwa pun mengajukan pernyataan lagi jika narasi TNI bersatu dengan rakyat apakah sudah tepat?
Agus menjawab tidak. "Tidak, rakyat itu punyanya presiden. Dan kalau dilihat aslinya doktrin-doktrin kemanunggalan TNI rakyat itu untuk prajurit, bukan untuk Mabes, bukan untuk institusi," katanya.
Agus melanjutkan, keputusan Junior membela rakyat sipil yang berkasus tanah juga merupakan tindakan keliru.
"Jadi tentara itu tidak punya kewenangan untuk menjangkau kepada sumber daya manusia sipil di masa damai. Seperti tadi Brigjen Junior, itu sudah salah pengertian, pimpinan yang belum bisa tuntas untuk memberikan pengertian yang benar kepada dia."
Agus malah mengkritik mengapa Bintara Pembina Desa (Babinsa) malah mengurusi masalah sipil, seperti membantu rakyat kecil yang terlibat kasus sengketa lahan dengan korporasi.
"Sebenarnya Babinsa tidak ada kewenangan untuk ngotak-ngatik, ngurus urusan sipil," kata putra Pahlawan Revolusi Mayjen (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo tersebut. (PNC/REPUBLIKA.CO.ID)RIAU Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus melakukan pergerakan secara intensif terhadap sejumlah perusahaan maupun
ArtikelTEMBILAHAN Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembang
ArtikelPEKAN BARU Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung swasembada pangan nasional. Hal ini ditegaskan l
Berita(Pesisirnews.com)TEMBILAHAN Mantan Kepala Desa (Kades) Hairudin Ahyar (HA) di Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir, Ria
Hukrim(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, menerima secara langsung bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog Inhil
Artikel(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Herman, sambut hangat kunjungan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn)
ArtikelINDRAGIRI HILIR, Dalam semangat menjaga kelestarian lingkungan dan memitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polda Riau mengge
ArtikelIndragiri Hilir, Karhutla Fun Run 2025 dan deklarasi zero Karhutla di Polres Indragiri Hilir (Inhil) berlangsung semarak dengan diikuti rat
ArtikelINHIL Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Indragiri Hilir (Inhil)
ArtikelTembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, meninjau langsung kondisi fisik bangunan Islamic Center yang terletak di Jalan Pen
Artikel