Senin, 17 Juni 2024 WIB

Dua Oknum Wartawan Ditangkap Polisi Atas Dugaan Pemerasan Kepala Desa

- Jumat, 08 Januari 2021 21:28 WIB
823 view
Dua Oknum Wartawan Ditangkap Polisi Atas Dugaan Pemerasan Kepala Desa
Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono SIK. (serambinews.com)

SUBULUSSALAM, Pesisirnews.com - Dua oknum wartawan ditangkap Satreskrim Polres Subulussalam dalam kasus dugaan pemerasan tehadap salah seorang kepala desa.

“Benar, kami ada menangkap dua oknum yang mengaku wartawan karena dilaporkan melakukan pemerasan terhadap salah seorang kepala desa,” kata Kapolres AKBP Qori Wicaksono, SIK dalam keterangan persnya di hadapan wartawan, Jumat (8/1/2021).

Kapolres AKBP Qori menjelaskan kedua oknum wartawan tersebut masing-masing berinisial PS dan SP warga Kecamatan Simpang Kiri.

Baca Juga:

Dikatakan, penangkapan kedua oknum wartawan ini dilakukan pada Rabu (6/1/2021) sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah warung di wilayah Kecamatan Penanggalan.

Keduanya ditangkap usai menerima uang senilai Rp 15 juta dari korban AB salah seorang kepala desa di Kecamatan Rundeng.

Baca Juga:

Usai ditangkap, keduanya langsung diboyong ke Mapolres Subulussalam di Desa Tangga Besi, Kecamatan Simpang Kiri guna pemeriksaan lebih lanjut.

[br]

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, SIK Jumat (8/1/2020) mengatakan pihaknya menerima informasi dari sejumlah kades adanya kasus serupa yakni oknum yang memintai uang dengan cara pemaksaan.

Terhadap hal ini, Polres Subulussalam akan mengembangkan kasus terkait termasuk menerima pengaduan dari korban kepala desa lainnya.

Kapolres AKBP Qori Wicaksono menuturkan berdasarkan pemeriksaan penyidik bahkan mendapat informasi jika kasus permintaan uang dengan cara paksa oleh oknum wartawan ini sudah terjadi sebelumnya.

Selain itu, polisi juga mendapat informasi adanya oknum wartawan lainnya yang kerap melakukan hal serupa.

Untuk itu, AKBP Qori Wicaksono mempersilakan kepala desa yang merasa menjadi korban pemerasan untuk melaporkan.

”Kami mendapat informasi bahwa sebelumnya juga ada hal serupa dilakukan. Selain itu ada pula oknum yang mengaku wartawan melakukan hal yang sama, jadi kami minta kepala desa yang menjadi korban untuk melaporkan,” ujar AKBP Qori

AKBP Qori mengingatkan jika ada oknum yang membawa-bawa media termasuk LSM melakukan pemerasan ke desa-desa atau kepala sekolah segera laporkan karena perbuatan itu terkait tindak pidana.

[br]

“Silakan melakukan pekerjaan sebagai media atau LSM tapi jangan sampai memeras karena ini akan berhadapan dengan hukum,” tegas AKBP Qori.

Ditambahkan kasus penangkapan terhadap dua oknum wartawan di Kota Subulussalam menyangkut permasalahan ijazah salah seorang kepala desa di Kecamatan Rundeng.

“Pelaku meminta uang kepada korban dengan iming-iming tidak lagi mengekpose pemberitaan ijazah kades,” kata Kapolres AKBP Qori Wicaksono, SIK dalam keterangan persnya di hadapan wartawan, Jumat (8/1/2021).

Menurut Kapolres AKBP Qori Wicaksono, uang yang diminta tersebut semula berjumlah Rp 50 juta. Namun setelah terjadi tawar menawar turun menjadi Rp 30 juta.

Namun, saat transaksi penyerahan uang, korban hanya mampu membayar Rp 15 juta sedangkan sisanya akan dipenuhi esok hari.

Ternyata, korban AB bersama sejumlah rekannya sudah menyiapkan siasat . Setelah menyerahkan uang polisi tiba di lokasi hingga melakukan penangkapan.

Kapolres AKBP Qori menambahkan jika permintaan uang terhadap sang Kades secara paksa sehingga dinilai sebagai pemerasan.

Lebih jauh dijelaskan selain uang pecahan Rp 15 juta dalam amplop putih, polisi juga mendapat sejumlah barang bukti pendukung lainnya.

Sumber: (serambinews.com)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Memeras Kepala Sekolah 3 Orang Oknum Mengaku Wartawan Diciduk Polisi
4 Pelaku Pengeroyokan  Wartawan di Inhil Diringkus Polisi
Pelaku Pemerasan di Pasar Tembilahan Dibekuk Tim Resmob
Artis Ammar Zoni Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkotika
Wartawan di Lampung Dibacok Rekan Sendiri, Diduga karena Dendam Masalah Proyek
Jaksa Tahan Oknum ASN di Setwan Riau atas Dugaan Korupsi di BJB Cabang Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru