Rabu, 24 Juli 2024 WIB

Spanduk Indonesia Terpampang di Liga Eropa saat Pertandingan Red Star Belgrade Vs Rangers

- Sabtu, 19 Maret 2022 14:00 WIB
762 view
Spanduk Indonesia Terpampang di  Liga Eropa saat Pertandingan Red Star Belgrade Vs Rangers
Spanduk Indonesia Terpampang di  Liga Eropa. (Facebook/Fakta Sepakbola)

Pesisirnews.com - Supporter klub asal Serbia, yakni Red Star Belgrade (atau Crvena Zvezda) memajang sejumlah spanduk saat tim mereka melawan klub sepak bola Skotlandia, Rangers pada pertandingan Sabtu (18/3) kemarin.

Seperti dilansir dari laman Facebook Fakta Sepakbola, Minggu (19/3), di situ tertulis: "Yang ingin kami katakan adalah: berikanlah kesempatan untuk sebuah perdamaian!"

Secara spesifik, mungkin supporter Red Star ingin memberikan pesan agar perdamaian harus berlaku di mana saja.

Baca Juga:

Mungkin ini juga menjadi kritik dari supporter Serbia kepada negara Amerika Serikat (AS).

Peristiwa yang di sebutkan dalam spanduk tersebut bisa dibilang merupakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di sejumlah negara, yang diduga ada keterlibatan AS di dalamnya.

Baca Juga:

Seperti diketahui, baru-baru ini AS mengecam Rusia yang menyerang Ukraina, padahal AS sendiri juga sering kali melakukan invasi atau terlibat dalam konflik dengan negara lain.

Namun dari sejumlah negara yang disebutkan, tidak ada nama Palestina di spanduk yang dipasang oleh supporter Red Star tersebut.

[br]

Mengapa?

Jadi supporter tersebut menulis daftar peristiwa keterlibatan AS atas konflik yang terjadi di negara-negara lain. Sementara konflik di Palestina itu awalnya lebih disebabkan oleh Inggris, ketimbang AS.

Sedangkan AS baru terlibat setelahnya. Itulah kenapa tidak ada nama Palestina di spanduk tersebut.

Nah, yang menarik ada tulisan "Indonesia 1958" di spanduk tersebut.

Disinyalir itu merujuk pada peristiwa pemberontakan PRRI di mana AS disebut terlibat dalam konflik di Indonesia melalui peran agen mereka, CIA.

Dari sejumlah fakta peristiwa pada saat itu, AS diduga kuat ikut mendukung serta membantu pemberontakan PRRI untuk memisahkan diri dari Negara Republik Indonesia, dan untuk menggulingkan pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Soekarno.

Tapi akhirnya pemberontakan PRRI di tahun 1958 tersebut gagal dan berhasil ditumpas oleh TNI. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hari RRI, Dewi Juliani Beri Apresiasi Untuk Penyiar dan Kru
Perairan Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Tinggi hingga 4 meter, Masyarakat Perlu Waspada
LSM GCI Desak Polri dan KPK Usut Penggunaan Anggaran di Kominfo
BMI Makassar Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
17 ABK Indonesia Diselamatkan dari Pembajakan Kapal Tanker di Perairan Pantai Gading
Para Terdakwa Perkara PT Garuda Indonesia (persero) Tbk Jalani Pemeriksaan di PN Jakpus
komentar
beritaTerbaru