Senin, 24 Juni 2024 WIB

Anjungan Digital Desa Bantu Masyarakat dalam Mengurus Perizinan dan Mengakses Informasi

- Senin, 13 Februari 2023 11:41 WIB
550 view
Anjungan Digital Desa Bantu Masyarakat dalam Mengurus Perizinan dan Mengakses Informasi
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar saat berkunjung di Desa Ciburuy, Sabtu (11/2). (Foto: Humas Kemendes PDTT/Wening)

BANDUNG (Pesisirnews.com) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengapresiasi pelaksanaan teknologi tepat guna yaitu anjungan digital desa saat saat lakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu kemarin.

Dengan alat ini, seluruh data penduduk desa dapat terintegrasi secara digital sehingga sangat mempermudah dan mempercepat segala urusan administrasi bagi masyarakat desa.

Saat tiba di kantor desa di depan Situ Ciburuy itu, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar disambut langsung oleh Kades Firmansyah. Dia dikenakan Rompi Hitam bertuliskan Ciburuy Bangkit sebagai bentuk penghormatan karena telah menginspirasi kebangkitan Desa Ciburuy.

Baca Juga:

Menurut Abdul Halim Iskandar, keberadaan Anjungan Digital di Kantor Desa ini sangat membantu masyarakat dalam mengurus perizinan dan mengakses informasi. Agar lebih maksimal, dia ingin agar lebih dikembangkan lagi salah satunya memadukan dengan aplikasi SimpelDesa.

"Hal ini bagus karena membuat masyarakat lebih mudah tapi perlu ditingkatkan layanan secara digital ini agar lebih maksimal," kata Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini dikutip dari laman Kemendes PDTT, Senin.

Baca Juga:

Selain itu, Gus Halim meminta agar Anjungan Digital Desa juga memuat pemutakhiran Data Desa berbasis SDGs Desa. Dengan demikian, kades dan perangkatnya dapat dengan mudah menyusun perencanaan pembangunan.

"Saya harap pemuktakhiran Data Desa berbasis SDGs juga segera digenjot karena ini jadi arah bagi Kades untuk menyusun program dan perencanaan pembangunan desa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ciburuy Firmansyah menjelaskan, Anjungan Digital Desa ini bertujuan agar warga desa dapat melek digital serta mudah mendapatkan pelayanan desa. Warga dapat mengurus perizinan secara digital tanpa perlu ke kantor desa.

Menurutnya Anjungan Digital Desa ini merupakan bagian dari program desa digital (SimpelDesa) yang bekerjasama dengan PT. Telkom Smart Village Nusantara.

[br]

Firmansyah juga mengungkapkan perkembangan digitalisasi Desa di wilayahnya yang bekerjasama dengan Smart Village Nusantara untuk tata kelola, sudah mencapai 90 persen. Sedangkan dalam bidang sosial dan Ekonomi sudah mencapai 70 hingga 80 Persen.

"Anjungan ini bisa akses oleh warga desa yang membutuhkan informasi yang tersedia di aplikasi SimpelDesa, termasuk sejumlah layanan secara digital seperti perizinan," kata Firmansyah.

"Kami berencana membangun WiFi Gratis di 20 titik di desa," lanjutnya.

Untuk diketahui SimpelDesa memberikan solusi kepada desa mengatasi berbagai tantangan pemerintahan desa dan kecamatan yang kian kompleks.

Aplikasi ini akan memudahkan banyak hal, mulai dari untuk layanan berkas kependudukan, registrasi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), mendata usaha mikro di desa, hingga pengelolaan BUMDes.

SimpelDesa juga memungkinkan diseminasi informasi serempak, respon warga yang bisa bisa dimonitor. Bahkan, survei-survei kependudukan bisa dikreasikan di aplikasi tersebut, termasuk koordinasi virtual antar desa, dan pemerintahan di atasnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Nyai Lilik Umi Nashriyah, Kepala BPI Ivanovich Agusta, dan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Kemendes PDTT. Hadir juga Koordinator Provinsi Jawa Barat Cecep Khoiludin, perangkat desa dan pendamping desa. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kepemimpinan HM Wardan, Capai 98 persen Desa di Inhil Dialiri Listrik 24 Jam
Desa Unik Di Provinsi Riau Masuk 75 Besar ADWI( Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2023.
Kabar Gembira, Bupati Inhil Instruksikan BKAD Cairkan Hak ASN, Guru Kontrak Provinsi dan Perangkat Desa
Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Alokasi Dana Desa 10 Persen dari APBN
Desa Sadar Kerukunan Dapat Mencegah dan Mengantisipasi Potensi Konflik Pemilu
komentar
beritaTerbaru