Polres Inhil Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat 2026
Indragiri Hilir Polres Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelak
Artikel
New Delhi, Pesisirnews.com - All India Institutes of Medical Sciences (AIIMS), sebuah lembaga besar yang diberi kewenangan oleh pemerintah India dalam menguji coba fase akhir vaksin yang disebut Covaxin, gagal mencapai jumlah relawan yang dibutuhkan untuk uji coba vaksin corona.
Covaxin merupakan vaksin corona yang diproduksi bersama oleh Bharat Biotech dan Indian Council of Medical Research (ICMR).
Saat uji coba tahap pertama dimulai, AIIMS membutuhkan seratus sukarelawan tetapi sukarelawan yang mendaftar melonjak hingga 4500 orang. Pada saat uji coba tahap kedua, rumah sakit juga menerima empat ribu sukarelawan.
Baca Juga:
Namun antusias warga yang melamar menjadi sukarelawan di uji coba fase ketiga vaksin corona Bharat Biotech, jauh mengalami penurunan.
Dilansir dari portal berita India abplive.com, Jumat (18/12/2020), menurut Dr. Sanjay Rai, Profesor dan Inspektur Utama Riset, Departemen Kedokteran Komunitas di AIIMS, ketika masyarakat yang datang secara sukarela diberi tahu tentang prosesnya, mereka justru menolak untuk berpartisipasi di dalamnya.
Baca Juga:
[br]
Dari ribuan sukarelawan yang mendaftar pada uji coba vaksin corona fase pertama dan kedua, kini hanya ratusan orang yang bersedia divaksinasi.
"Kami menginginkan sekitar 1500 hingga 2000 orang tetapi sejauh ini hanya 200 orang yang telah datang,†kata Dr. Sanjay Rai.
Padahal pihaknya membutuhkan sekitar 1500 orang untuk uji coba vaksin corona fase ketiga.
Pejabat setempat mengatakan, mundurnya para sukarelawan uji vaksin corona fase ketiga karena mereka berpikir vaksin akan segera tersedia untuk semua orang, lantas apa perlunya berpartisipasi dalam uji coba vaksin corona kali ini.
Dr. Rai berkata bahwa orang-orang harus berpartisipasi dalam uji coba vaksin corona. Dia berencana menggunakan iklan, email dan panggilan telepon untuk menyebarkan kesadaran tentang perlunya berpartisipasi dalam uji coba vaksin tersebut.
Sumber: (abplive.com)
Indragiri Hilir Polres Indragiri Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka kesiapan pelak
Artikel
Tempuling Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi pada Rabu (04/03/2026) sekira pukul 11.00 WIB di Lr. Binjai RT.002/RW
Artikel
Sei Salak Polsek Tempuling bergerak cepat menangkap ES (30), pelaku penganiayaan berat terhadap seorang pelajar berinisial RC (18) di Indra
Hukrim
TEMBILAHAN (4 Maret 2026) Menunjukkan dedikasi dan respon cepat terhadap musibah yang menimpa warganya, Bupati Indragiri Hilir (Inhil),
Artikel
Gaung Unit Reskrim Polsek Gaung berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang pornografi dengan menjadikan orang lain sebagai
Hukrim
Pekanbaru Penanganan kasus kematian seekor anak gajah Sumatera di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo terus berkembang. Direktorat Reserse
Artikel
Tembilahan Dalam rangka memberikan wadah positif bagi generasi muda sekaligus menekan aksi balap liar, jajaran Polres Indragiri Hilir me
Olah Raga
PEKAN BARU Anak Gajah Ditemukan Mati di Tesso Nilo, Kapolda Riau Turun ke Lokasi Dunia konservasi satwa liar di Provinsi Riau kembali berdu
Artikel
Pekanbaru Seorang mahasiswi yang tengah bersiap menyelesaikan skripsinya menjadi korban penganiayaan di lingkungan kampus UIN Suska Riau,
Hukrim
Gaung Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan 15 unit rumah warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Desa Simpang Gaung, Ke
Artikel