Sabtu, 20 Juli 2024 WIB

Dampak Positif Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad S.A.W

Haikal - Senin, 18 September 2023 18:44 WIB
1.408 view
Dampak Positif Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad S.A.W
  • PESISIRNEWS.COM,JAKARTA - Sunnah berarti dianjurkan atau
    disarankan. Menurut syarat,sunnah merupakan hal hal yang diperintahkan oleh Allah dan Rosul Nya yang tidak sampai kategori harus dilakukan,terdapat beberapa pengaruh positiif yang dapat diraih muslim dengan mengikuti Sunnah Nabi Muhammad.

    Seperti dikutip sari Sunnah dan Zikir Harian Nabi Muhammad
    Shallalahu Alaihi Wassalam oleh Dr Abdullah bin Hamod Al Forih, berikut diantara empat dampak positif mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW.

    1. Mencapai derajat kecintaan. Seorang hamba yang mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla dengan melaksanakan ibadah sunnah, maka ia akan mendapatkan kecintaan dari Allah Azza wa Jalla. Ibnul Qayyim Rahimahullah mengatakan, “Allah hanya akan mencintaimu bila kamu mengikuti kekasih-Nya secara lahir dan batin, mempercayai segala kabar yang diberitakan oleh beliau, mematuhi segala perintah beliau,
    memenuhi seruan beliau, mengikuti jejak beliau dengan penuh ketaatan, tidak mengacu pada hukum yang lain selain hukum yang telah beliau tetapkan, tidak mencintai siapapun di antara makhluk melebihi kecintaan terhadap beliau, dan
    tidak mematuhi siapapun melebihi kepatuhan kepada beliau. Jika semua itu tidak ada pada dirimu, maka janganlah berangan Allah akan mencintaimu. Kembalilah dan
    introspeksi diri, hingga kamu bisa mendapati kembali cahaya itu, karena kamu sekarang berada dalam kegelapan.” Lihat. Madarij As-Salikin (3/37)

    2. Mendapatkan pertolongan Allah Azza wa Jalla. Hamba akan selalu dibimbing Allah Azza wa Jalla untuk berbuat kebaikan, hingga seluruh Anggota badannya hanya melakukan apa yang diridhai oleh Tuhannya saja, karena jika ia sudah mendapatkan kecintaan maka ia juga akan mendapatkan pertolongan.

    3. Segala doa yang dipanjatkan akan dikabulkan. Seorang
    hamba yang mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ibadah-ibadah
    sunnah akan mendapatkan kecintaan dari Allah, dan jika ia sudah mendapati itu maka doa apapun yang ia panjatkan pasti akan dikabulkan oleh Allah.
    Hadits Qudsi yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah -Shallallahu Alaihi wa Sallam- pernah bersabda,
    “Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: Barangsiapa memusuhi wali - ku, sungguh Aku telah menggaungkan perang terhadapnya. Tidak ada cara yang lebih Aku cintai dari hamba-Ku untuk mendekatkan dirinya kepadaKu dibandingkan
    dengan melaksanakan segala kewajiban yang telah Aku perintahkan kepadanya. Jika
    seorang hamba mendekatkan diri kepadaKu dengan melakukan ibadah-ibadah sunnah maka akan bertambahlah kecintaan-Ku kepadanya. Apabila Aku sudah cinta kepada-Nya, maka Aku akan membimbingnya dalam pendengarannya, Aku akan
    membimbingnya dalam penglihatannya, Aku akan menuntunnya dalam perbuatan
    tangannya, dan Aku akan meluruskan dalam setiap langkah kakinya. jika ia
    meminta kepada-Ku, maka aku akan penuhi permintaannya. Jika ia memohon perlindungan kepada-Ku, maka Aku akan berikan perlindungan kepadanya. Tidaklah
    aku merasa ragu untuk melakukan apapun kecuali untuk mencabut nyawa seorang beriman, karena dia tidak suka dengan kematian dan Aku tidak suka membuatnya
    kecewa.” (HR. Bukhari no.6502)

    4. Menambal kekurangan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan kewajiban. Sebab salah satu manfaat ibadah-ibadah sunnah memang untuk menambal segala kerusakan atau kekurangan dalam pelaksanaan ibadah-ibadah
    yang fardhu. Dalil untuk manfaat tersebut adalah:

    “Sungguh perbuatanseorang hamba yang pertama kali akan
    dihisab pada hari kiamat nanti adalah shalatnya. Apabila baik shalatnya, maka dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Namun jika shalatnya tidak baik, maka dia akan menyesal dan merugi. Adapun jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman kepada para malaikat, ‘Lihatlah ibadah sunnahnya, apakah hamba itu memiliki catatan amalan shalat sunnah, untuk menambal segala kekurangan yang terdapat pada shalat wajibnya.’ Kemudian semua
    amalan juga diberlakukan sama seperti itu.” (HR. Ahmad no.9494, Abu Daud no.864, At-Tirmidzi no.413).

SHARE:
beritaTerkait
Dua Wanita Diamankan Polres Inhil Kasus Penipuan Investasi Bodong
DPRD Kab Inhil Usulkan Tiga Nama Kandidat Calon Pj Bupati Inhil
Pj Bupati Inhil Herman SE. MT., Meresmikan 2 Ruang Kelas MIS Nurul Huda, Desa Pulau Palas
Pj Bupati Inhil Herman Terima Kunjungan Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan
Caleg Partai Bulan Bintang Perkosa Anak Kandung Sampai Melahirkan, Pelaku Ditangkap di Gunung
Lima Unit Rumah Ludes Dilalap Sijago Merah Di Desa Pasanggrahan Inhil
komentar
beritaTerbaru