Minggu, 21 Juli 2024 WIB

Jurnalis AS Meninggal saat Meliput Piala Dunia Qatar, sang Adik Curiga atas Kematiannya

- Minggu, 11 Desember 2022 18:54 WIB
746 view
Jurnalis AS Meninggal saat Meliput Piala Dunia Qatar, sang Adik Curiga atas Kematiannya
Wartawan Grant Wahl (kanan) bekerja di Pusat Media FIFA sebelum pertandingan Grup B Piala Dunia FIFA Qatar 2022 antara Wales dan Amerika Serikat di Stadion Ahmad Bin Ali pada 21 November 2022 di Al Rayyan, Qatar.  (Foto: Doug Zimmerman/I

DOHA (Pesisirnews.com) - Jurnalis olahraga asal Amerika Serikat (AS), Grant Wahl (48), meninggal dunia di Stadion Lusail saat meliput pertandingan perempat final antara Argentina v Belanda Jumat malam. Kematiannya mengejutkan keluarga dan rekan-rekannya karena dia tampak sehat-sehat saja.

Dilansir dari FOX News, Minggu, Rekan jurnalis Rafael Cores, yang duduk di sebelah Wahl selama pertandingan, mengatakan bahwa Wahl sedang mengerjakan laptopnya dan telah "menertawakan lelucon yang kami lihat di Twitter" beberapa menit sebelum pingsan.

Paramedis melakukan CPR selama beberapa menit di tempat kejadian sebelum mengirimnya ke rumah sakit.

Baca Juga:

Pemerintah Qatar telah memberikan rincian lebih lanjut mengenai kematian jurnalis olahraga Amerika Grant Wahl dan berjanji untuk memulangkan jenazah "sesuai dengan keinginan keluarga."

"Kami sangat sedih dengan kematian jurnalis AS Grant Wahl," kata juru bicara Komite Tertinggi Qatar dalam sebuah pernyataan. "Grant dikenal karena kecintaannya yang besar pada sepak bola dan berada di Qatar untuk meliput Piala Dunia FIFA kedelapannya."

Baca Juga:

"Dia jatuh sakit di tribun media Stadion Lusail selama pertandingan perempat final tadi malam antara Argentina v Belanda," tambah pernyataan itu. "Dia segera menerima perawatan medis darurat di tempat, yang dilanjutkan saat dia dipindahkan dengan ambulans ke Rumah Sakit Umum Hamad."

Panitia menyampaikan "belasungkawa terdalam" kepada keluarga, teman, dan kolega Wahl, menambahkan bahwa pihaknya "berhubungan dengan Kedutaan Besar AS dan otoritas lokal terkait" untuk memastikan memulangkan jenazah Wahl "sesuai dengan keinginan keluarga."

Wahl pada hari Kamis mengatakan dia merasa tidak enak badan sepanjang minggu, dan mengatakan dia menderita bronkitis. Dia menggambarkan tubuhnya sebagai "memberontak terhadap saya", mendorongnya untuk mengunjungi klinik medis dua kali, termasuk pada hari Kamis.

"Saya pada dasarnya membatalkan semua yang saya miliki dan tidur siang pada hari Kamis ini, dan saya melakukan sedikit lebih baik," katanya. "Anda mungkin bisa mengatakan dengan suara saya bahwa saya tidak 100% di sini," tulis Wahl di akun Twitternya.

[br]

Sementara itu, saudara laki-laki Wahl, Eric, mengumumkan kematiannya di Twitter, memohon bantuan saat dia bergulat dengan berita tersebut.

Eric Wahl mencurigai kematian sang kakak dan mencatat bahwa otoritas Qatar telah menahan Grant Wahl karena mengenakan kemeja pelangi dua minggu sebelumnya ketika dia mencoba menghadiri pertandingan AS vs Wales.

"Saya gay. Saya adalah alasan dia mengenakan kaos pelangi ke Piala Dunia," kata Eric Wahl.

"Saudaraku sehat. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia menerima ancaman pembunuhan. Saya tidak percaya saudara laki-laki saya baru saja meninggal. Saya percaya dia dibunuh. Dan saya mohon bantuannya."

Wahl memulai karir jurnalistiknya sebagai pekerja magang di The Miami Herald dan bekerja di Sports Illustrated dari 1996-2020.

Tahun lalu, Wahl meluncurkan buletin "Fútbol". Dia juga bekerja untuk FOX Sports dan CBS Sports selama karirnya. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rusia Tahan Seorang Jurnalis AS dengan Tuduhan Spionase
UNESCO: Setiap Empat Hari Seorang Jurnalis Terbunuh di Seluruh Dunia pada 2022
Bupati Inhil Menyatu dengan Masyarakat yang Tumpah Ruah Nobar Piala Dunia 2022
Seorang Jurnalis Rusia Dianugerahi Medali Keberanian Order of Courage oleh Presiden Putin
Piala Dunia 2022 Qatar Resmi Dibuka, Jungkook Nyanyikan Lagu Piala Dunia 2022 "Dreamer"
Ini Dia Pemain Termuda di Piala Dunia 2022, Cek Asal Negara dan Klub-nya di Sini
komentar
beritaTerbaru