Jumat, 19 Juli 2024 WIB

Bangladesh dan Korea Selatan MoU Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai

- Kamis, 26 Mei 2022 08:02 WIB
620 view
Bangladesh dan Korea Selatan MoU Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai
Ilustrasi: Kolase bendera Korsel-Bangladesh

DHAKA (Pesisirnews.com) - Hubungan antara Korea Selatan dan Bangladesh memasuki tahap baru dalam kolaborasi yang menjanjikan di bidang energi nuklir dan ilmu pengetahuan, kata utusan Korea untuk Bangladesh dikutip dhakatribune.com, Kamis.

Institut Penelitian Energi Atom Korea (KAERI) dan Komisi Energi Atom Bangladesh (BAEC) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk kolaborasi dalam penggunaan energi nuklir secara damai.

Upacara penandatanganan diadakan di gedung BAEC di Dhaka pada hari Rabu.

Baca Juga:

Dr Park Won Seok, Presiden KAERI, Dr Md Azizul Haque, Ketua BAEC, Lee Jang-keun, Duta Besar Republik Korea untuk Bangladesh dan pejabat BAEC dan KAERI lainnya hadir pada acara itu.

Berdasarkan MOU tersebut, KAERI dan BAEC akan memperkuat kerja sama dalam berbagai aspek pemanfaatan energi atom secara damai, termasuk pengembangan, pemanfaatan dan peningkatan reaktor riset, produksi dan aplikasi radioisotop, pengembangan teknologi radiasi, ilmu neutron dan pengelolaan limbah nuklir/radioaktif.

Baca Juga:

Korea berharap bahwa penandatanganan MOU akan memberikan momentum penting untuk membawa kolaborasi yang ada antara kedua agensi ke tingkat yang lebih tinggi.

KAERI menyebutkan bahwa mereka telah membangun infrastruktur yang kokoh serta pengetahuan pengoperasian reaktor riset melalui pengembangan HANARO Korea, JRTR Yordania, OYSTER Belanda selama 50 tahun terakhir.

Dr Park Won Seok mengungkapkan kerja sama ini akan memperkuat kemitraan yang saling percaya dalam penggunaan energi nuklir secara damai.

[br]

Duta Besar Lee Jang-keun menekankan bahwa penandatanganan MoU hari ini memiliki arti penting dalam hubungan antara Korea dan Bangladesh, dan membuka jalan baru untuk kolaborasi yang menjanjikan di bidang energi nuklir dan ilmu pengetahuan di masa mendatang.

Mengingat kedua negara akan merayakan 50 tahun hubungan diplomatik tahun depan, dia menyebutkan bahwa kedua negara melakukan upaya diversifikasi bidang kerja sama berdasarkan keberhasilan di bidang RMG, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan dan ICT selama beberapa tahun terakhir.

Delegasi KAERI dijadwalkan mengunjungi Bangladesh Training Research Reactor (BTRR) pada Kamis, 26 Mei.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kontrak yang ditandatangani pada Juli 2021 antara KAERI dan Reaktor Riset BAEC TRIGA (BTRR) untuk merenovasi BTRR yang akan selesai tahun depan. (PNC)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PM Sheikh Hasina: Kemajuan Suatu Bangsa Ditentukan Lewat Penguasaan Teknologi
Maskapai Penerbangan Bangladesh Diretas, Hacker Minta Tebusan Rp 75,8 Miliar
Kekurangan Dana, PBB akan Pangkas Bantuan Makanan bagi  Pengungsi Rohingya
Parlemen Bangladesh Setujui RUU Pensiun untuk Semua Warga Negara
Mantan Menlu AS Mike Pompeo Klaim India-Pakistan Nyaris Perang Nuklir
Kasus Pemukulan Terhadap Karyawan SMS Finance Berakhir Damai
komentar
beritaTerbaru