Senin, 24 Juni 2024 WIB

Entah Setan Apa yang Merasuki Guru Ngaji Ini Hingga Tega Cabuli Dua Kakek Renta

- Senin, 23 Mei 2022 17:10 WIB
639 view
Entah Setan Apa yang Merasuki Guru Ngaji Ini Hingga Tega Cabuli Dua Kakek Renta
PUR (42) seorang guru ngaji di Garut yang tega cabuli dua kakek renta. (Foto: Tribunjabar.id/Sidqi Al Ghifari)

GARUT (Pesisirnews.com) - Dua lelaki lanjut usia (lansia) berusia 70 dan 79 tahun asal Desa Kadongdong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan seorang guru ngaji berinisial PUR (42).

Pelecahan terhadap dua kakek renta ini terjadi di rumah PUR sekitar bulan Maret 2022 dan Mei 2022.

PUR selama ini dikenal sebagai guru ngaji di daerahnya dan memiliki banyak jemaah, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Baca Juga:

Dua lansia korban pelecehan itu juga adalah jemaah dari PUR yang kerap mengikuti pengajian yang digelar oleh pelaku.

Menurut pengakuan PUR, dia mengaku melakukan perbuatan bejat kepada kedua korban karena mendapatkan wangsit dari mimpi.

Baca Juga:

"Melakukan itu di rumah, saya dapat wangsit di mimpi untuk (melakukan) itu," ujar dia tertunduk saat diwawancarai di Unit PPA Polres Garut, Sabtu (21/5).

[br]

Dari hasil penyelidikan, PUR sudah dua kali melakukan perbuatan cabul terhadap masing-masing korban.

"Saya sangat menyesal," kata dia.

Sementara itu Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono membenarkan kejadian tersebut.

Dia mengaku pelaku adalah seorang pria yang dikenal sebagai guru ngaji.

"Tindak pidana pencabulan ini dilakukan oleh seorang laki-laki yang korbannya laki-laki dikategorikan sebagai lansia," kata Kapolres Garut, Sabtu.

Kapolres mengatakan dua korban adalah lansia yang kerap mengikuti pengajian yang digelar pelaku.

"Pelaku ini memang terkenal dan dikenal sebagai seorang guru ngaji di lingkungannya," terangnya.

"Yang bersangkutan mendapat wangsit atau mimpi bahwa harus dilakukan perbuatan zina kepada korban," tambah Wirdhanto.

[br]

Mimpi tersebut membuat pelaku melakukan aksi bejatnya.

"Dengan agak sedikit memaksa dengan mendorong korban, karena korban usianya sudah renta akhirnya korban terjatuh kemudian melakukan kegiatan pencabulan," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres, selama ini korban takut menceritakan pelecahan yang dialami kepada orang lain.

Kasus tersebut terbongkar berkat kesaksian salah satu keluarga korban.

"Selama ini korban takut, yang melaporkan itu adalah keluarga dekat dari korban," ucapnya. (PNC/TRIBUNNEWS.COM)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Cabuli Korbannya, Seorang Dukun Diserahkan ke Polisi
Kabar Gembira, Bupati Inhil Instruksikan BKAD Cairkan Hak ASN, Guru Kontrak Provinsi dan Perangkat Desa
7 Perguruan Tinggi Indonesia Jalin Kerja Sama dengan 7 Perguruan Tinggi China
Wawako Banjar Hadiri Pelantikan Pengurus DPC GMNI Kota Banjar Periode 2023-2025
Kabur seusai Lampiaskan Birahi ke Pelajar di Bawah Umur, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
Kegiatan Maghrib Mengaji Kembali Rutin Diadakan di Kediaman Bupati Inhil
komentar
beritaTerbaru