Minggu, 19 April 2026 WIB

Hingga Akhir Bulan Ini Pemadam Listrik Bergilir Terus Terjadi

- Minggu, 13 September 2015 18:02 WIB
1.190 view
Hingga Akhir Bulan Ini Pemadam Listrik Bergilir Terus Terjadi
Ilustrasi.
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Seminggu belakangan ini, PT PLN (Persero) Kota Dumai kerap melakukan pemadaman listrik secara bergilir. Akibatnya banyak warga mengeluh.

Di sisi lain, lalu lintas di persimpangan jalan juga terlihat semrawut akibat tidak berfungsinya Traffic Light yang menggunakan daya listrik dari PLN.

Kebijakan PLN memadamkan listrik secara bergilir mendapat kecaman dari warga seperti yang diungkapkan Irwan (33), warga Jalan Tegalega yang menuding PLN tidak komitmen dengan janjinya untuk tidak memadamkan listrik.

"Kalau dibilang kesal, kami cukup kesal, pasalnya dengan padamnya lampu PLN kami tidak dapat beraktifitas, semua peralatan pekerjaan yang menggunakan listrik mati. Jadi kami tak bias kerja," ujar Irwan, kemarin.

Sementara, Hendri yang tinggal di jalan Teratai juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya PLN harus lebih memperhatikan keinginan dan keluhan warga, pasalnya belakangan ini sering kali PLN melakukan pemadaman listrik.

"Listrik padam 2 hingga 3 jam. Ini sangat mengecewakan. Mana tarif listrik selalu naik," keluhnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihak PLN tidak adil, kenapa demikian, menurutnya, setiap tanggal 20 warga diwajibkan melunasi tagihan listrik, lewat satu hari saja surat ancaman pemutusan sambungan listrik sudah datang ke rumah. Sementara menurutnya pelayanan yang diberikan sangat mengecewakan, dengan adanya pemadaman listrik ini.

Menanggapi hal itu, Manager PLN Rayon Dumai Doddy Prariyadi mengatakan, bahwa pemadaman bergilir ini diperkirakan akan terjadi hingga akhir bulan September, hal itu disebabkan adanya kerusakan di beberapa pembangkit listrik serta adanya kemampuan pembangkit yang berkurang (dereting).

Akibat gangguan itu, lanjutnya, mempengaruhi suplai listrik ke wilayah Sumatera Barat, Jambi, Riau dan sekitarnya. Sehingga dalam hal ini, Kota Dumai termasuk sebagai salah satu wilayah yang terkena dampaknya dimana pemadaman secara bergilir tidak dapat terhindarkan.

"Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat mengerti dan memakluminya," harapnya.

Dijelaskannya, beberapa pembangkit induk untuk wilayah Sumbagteng yang mengalami gangguan atau kerusakan adalah PLTU Teluk Sirih Unit 2 Sumbar, PLTA Batang Agam Unit 3 Sumbar, PLTG Teluk Lembu Pekanbaru, Riau Power Pekanbaru, PLTA Musi Palembang, PLTG Jaka Baring Palembang, PLTU Ombilin , PLTA Koto Panjang, PLTG Balai Pungut, PLTG Langgam Pelelawan serta beberapa pembangkit listrik lainnya.

Akibat kerusakan itu dari 62 Mega Watt untuk Kota Dumai harus dikurangi 6 hingga 9 Mega Watt perhari, untuk mengatasi kekurangan itu dilakukan pemadaman bergilir.

"Untuk itu, PLN Rayon Dumai memohon agar pelanggan dapat memaklumi dan mengerti akan hal ini," tutup Dodi. (dcp)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Viral! Gunakan Sajam Keroyok dan Aniaya Jukir di Cinere, Otak Pelaku EVP Bantuan Hukum PLN
Marak Dugaan Penyelewengan Anggaran di PLN, Modus Marathon Hingga Sewa Pembangkit*
Alumni UI Isunya Monopoli Proyek Legal PLN Sejak Dir LHC Jadi Ketua Iluni FH, Mark Up Anggaran Jumbo Mencuat
Ikuti CFD Tembilahan, Tukar Struk PLN Mobile dan Menangkan Doorprize Seru!
Sambut HUT RI ke-80 dan HUT IWO ke-13, PLN ULP Tembilahan dan IWO Inhil Gelar Aksi Sosial Pasang KWH Gratis dan Bagikan Sembako
Listrik Resmi Mengalir di Pelangiran Kecil dan Teluk Bunian, Warga Akhirnya Rasakan Terangnya Setelah Puluhan Tahun
komentar
beritaTerbaru