Kamis, 25 Juli 2024 WIB

Polda Riau Ungkap Pembunuhan Berencana dan Curas Terhadap Pengusaha Rental Mobil

- Minggu, 27 September 2020 21:21 WIB
603 view
Polda Riau Ungkap Pembunuhan Berencana dan Curas Terhadap Pengusaha Rental Mobil
Polda Riau rilis pengungkapan pembunuhan berencana dan curas terhadap pengusaha Rental Mobil. Foto: Dokumentasi.

PEKANBARU, Pesisirnews.com - Polda Riau berhasil menangkap pelaku pembunuhan berencana yang disertai Pencurian dengan Kekerasan (Curas) terhadap korban atas nama M. Alhadar, pemilik mobil rental dengan akun facebook @rentalmobil_pku, dalam waktu singkat 4 hari sejak kejadian.

Sebagaimana yang disampaikan melalui press release kepada media, Jumat (25/9/2020), pada Senin, 21 September 2020 sekira pukul 16.00 WIB warga masyarakat menemukan mayat laki-laki dengan kondisi korban diikat dengan tali nilon dan kepala ditutup dengan handuk.

Di beberapa tubuh korban dan dibagian kepala terdapat luka tusuk / bacok akibat benda tajam dimana tubuh korban ditemukan disebuah lubang sumber air di belakang sebuah rumah di Jl. Bakal Baru Desa Tualang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

Baca Juga:

Pengungkapan peristiwa ini diawali dari laporan sdri Tutut Winarti, isteri dari korban M. Alhadar pada tanggal 20 September 2020 ke Polsek Tenayan Raya dan Dit Reskrimum Polda Riau yang melaporkan kehilangan suaminya an M. Alhadar.

M. Alhadar sejak tanggal 14 September 2020 hilang dan tidak dapat dihubungi lagi melalui ponselnya. Disampaikan pada saat itu suaminya mengantarkan 1 (satu) unit mobil merk DAIHATSU XENIA warna abu-abu metalik nomor polisi BM 1516 PB kepada seseorang yang akan menyewa kendaraan ke Kota Gasib Kabupaten Siak, namun tidak kembali.

Baca Juga:

Tutut Winarti kemudian berusaha menghubungi berulang kali ponsel suaminya, namun tidak aktif. Ia juga berusaha mencarinya baik melalui Google Find dengan posisi terakhir aktif berada di Jl. Bakal Baru Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, maupun mengupload berita kehilangan suaminya di Instagram Lokerriau1, sehingga menjadi viral di media social.

Hal tersebut menjadi awal penyelidikan dengan menghubungkan dengan penemuan mayat di Jl. Bakal Baru Desa Tualang Kec. Tualang Kab. Siak, sehari setelah dilaporkan ke Polisi.

[br]

Hasil olah TKP penemuan mayat ditemukan mayat dalam keadaan terikat tali nilon warna hitam, handuk merah yang terikat pada kepala korban, dan pakaian korban. Tidak ditemukan adanya identitas korban.

Selanjutnya dilakukan autopsi di RS Bhayangkara, dengan menghadirkan Tutut Winarti yang mengenali bahwa korban adalah suaminya, M. Alhadar.

Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal karena kekerasan tumpul dan tajam yang banyak di bagian kepala.

Selanjutnya tim Reserse gabungan melakukan olah TKP penemuan mayat dan diperoleh informasi dari warga bahwa pernah melihat korban didalam rumah sdr. An yang berjarak 50 meter dari lokasi penemuan mayat.

Setelah dilakukan penggledahan, di dalam rumah ditemukan barang milik korban antara lain, Hand Pone Xiomi Redmi, botol parfum yang ada bercak darahnya, Alquran, kain sarung warna biru. Juga ditemukan bercak darah pada alas meja, dan piring.

Berdasarkan bukti-bukti tersebut ditambah keterangan saksi-saksi dilakukan pengejaran ke Langkat dan Binjai Provinsi Sumut.

Tim gabungan pada tanggal 25 September 2020 berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang pelaku atas nama AN dan DV di wilayah Binjai saat bersembunyi di lokasi Panti Pijat Jl. Binjai Simpang Diski Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara.

Namun pada saat penangkapan kedua pelaku berusaha melawan terhadap petugas dengan sajam yang dibawanya dan berusaha untuk melarikan diri, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap kedua pelaku.

[br]

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku bahwa perbuatan tindak pidana tersebut dilakukan bersama-sama dengan 2 (dua) orang pelaku lainnya atas nama IR dan DD yang saat ini masih dalam pengejaran.

Hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku dengan didukung bukti-bukti, pelaku mengakui perbuatannya melakukan perencanaan pembunuhan dengan maksud mengambil barang milik korban berupa mobil merk Daihatsu XENIA warna abu-abu metalik yang saat ini telah diubah warna menjadi hitam dengan cara dicat pilox dan nomor nomor mobilnya diganti menjadi BK 1888 MQ.

Para tersangka dipersangkakan telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan (Curas) sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP dan atau pasal 338 KUHP dan pasal 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana hukuman mati atau hukuman penjara selama 20 tahun.

Semua rangkaian penyampaian diatas menunjukkan peran Media Sosial sangat membantu Polri untuk mempercepat pengungkapan kasus yang terjadi dan menunjukkan Komitmen Polda Riau dalam memberikan perlindungan terhadap semua kegiatan usaha di Provinsi Riau, salah satunya adalah Rental Kendaraan Bermotor.

Polda riau akan terus menjaga keamanan bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam aktifitas ekonomi. Gangguan terhadap aktifitas ekonomi akan ditanggulangi dengan penegakan hukum yang adil.

Guna menjamin keberlangsungan aktifitas ekonomi, sistem yang telah disiapkan adalah pembentukan satgas Patroli Jarak jauh Polda Riau, pengembangan aplikasi Dashboard Lancang kuning, dan penyiapan petugas patroli yang terampil.

Disampiing itu juga disiapkan tim pemburu kejahatan yang terintegrasi dari Polsek sampai dengan Polda, dengan kemampuan IT dan tehnis modern penyelidikan dan penyidikan yang akan mampu mengungkap berbagai macam kejahatan trans nasional, kejahatan kotijensi, dan kejahatan berdimensi ekonomi serta politik dan lain sebagainya.


(Press Release Polda Riau)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Intip Sekolah Favorit SMA N Plus Provinsi Riau Konsep Pendidikan Boarding School
Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Riau Menciduk Lima Orang Sindikat Peredaran Narkoba Antar Provinsi Di Dumai
PW IWO Riau Akan Kawal Penanganan Kasus 70 Ton Kayu Ilegal di Kepulauan Meranti, Polda Harus Usut Tuntas Sampai Keakarnya.
Luhut Binsar Panjaitan Ungkap Mobil Yang Tak Boleh mengisi Minyak Bersubsidi
Presiden dan Kapolri Kunjungi Riau, Polres Inhil Siaga 3
1.266 personel TNI POLRI dan Instansi Lain  Dikerahkan Pada Titik Kunjungan Presiden Jokowi Ke Riau
komentar
beritaTerbaru