Kamis, 25 Juli 2024 WIB

Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Kunjungi Lokasi Temuan Mirip Candi di Desa Temiang

- Sabtu, 19 September 2020 14:34 WIB
1.028 view
Cawabup Bengkalis Bagus Santoso Kunjungi Lokasi Temuan Mirip Candi di Desa Temiang
Cawabup Bengkalis Bagus Santoso saat mengunjungi situs bersejarah makam Datuk Gigi Putih di Desa Temiang Kabupaten Bengkalis. Foto: Budi/Pesisirnews.com.

BUKIT BATU, Pesisirnews.com - Tiga Buah Tumpukan batu bata merah ukuran jumbo mirip tatakan candi yang ditemukan di Desa Temiang Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, menarik perhatian Cawabup Bengkalis Bagus Santoso untuk mendatangi lokasi itu.

Tumpukan Batu Bata tersusun mirip candi ini sekaligus melengkapi temuan sebelumnya, yaitu dua buah makam. Satu makam panjangnya 5 meter dengan nisan batu alam di kedua sisi dan makam disebelahnya bernisan seperti nisan makam Datuk Laksamana yang diduga masih kerabat pembesar sebuah kerajaan sebelum berdirinya Kerajaan Siak.

Gundukan batu bata itu diduga sebagai tempat pesanggrahan atau pertemuan para pembesar dan prajurit awal yang membuka kerajaan Bukit Batu dan Siak.

Baca Juga:

“Makam yang panjangnya sekitar 5 meter ini sebagian masyarakat meyakini makam Datuk Gigi Putih yang berasal dari Aceh. Konon salah satu guru dari Datuk Laksamana" ucap Masdar yang merupakan Kepala Desa (Kades) di Desa Temiang saat mendampingi Bagus Santoso berkunjung kesana baru-baru ini.

Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar) sudah turun melakukan Survey Penyelamatan terhadap temuan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang terletak di Dusun Merambai, Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.

Baca Juga:

Menurut Misdar sejumlah peneliti dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar) sudah mendatangi dan mendata lokasi penemuan. Dalam waktu dekat juga akan datang arkeolog dari salah satu Perguruan Tinggi dari Jawa.

Selain makam dan nisan juga ditemukan pecahan kendi dan mangkok yang diduga berasal dari dinasti Cina.

“Apapun ceritanya kita akan tunggu dulu hasil penelitian apakah saling menguatkan dugaan bahwa komponen tersebut merupakan satu kesatuan peninggalan masa kerajaan Siak atau Laksamana Bukit Batu,” jelasnya.

[br]

Sedangkan Cawabup Bagus Santoso terkesima dengan temuan bersejarah yang sudah menjadi tempat wisata religi itu.

Apalagi diantara visi-misinya, Bagus ingin merawat dan memelihara kelestarian bangunan dan benda cagar budaya (BCB) yang ada di semua tempat di Kabupaten Bengkalis.

“Inilah potensi desa yang harus kita kembangkan bersama, dan tempat-tempat seperti ini harus dikelola serta ditata lebih baik lagi. Insya Allah akan menjadi pembuka jalan kepada majunya desa dengan mengelola potensi wisata lokal,” kata Bagus Santoso.

Dari pengamatan Pesisirnews.com, disekeliling makam maupun gundukan batu bata merah masih tumbuh lebat pohon nibung. Juga banyak gundukan yang dibalut akar. Berkemungkinan masih banyak makam yang terkubur.

Selain itu, struktur puing-puing bangunan juga terkesan menyerupai sebuah benteng. Sedangkan di sekeliling lokasi yang diperkirakan seluas 1,5 hektar sudah menjadi kebun sawit milik masyarakat.

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Saat Mandi Di Sungai Seorang Warga Inhil Diterkam Buaya
Kepemimpinan HM Wardan, Capai 98 persen Desa di Inhil Dialiri Listrik 24 Jam
Desa Unik Di Provinsi Riau Masuk 75 Besar ADWI( Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2023.
Kabar Gembira, Bupati Inhil Instruksikan BKAD Cairkan Hak ASN, Guru Kontrak Provinsi dan Perangkat Desa
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo Dukung Alokasi Dana Desa 10 Persen dari APBN
Desa Sadar Kerukunan Dapat Mencegah dan Mengantisipasi Potensi Konflik Pemilu
komentar
beritaTerbaru