Kamis, 25 Juli 2024 WIB

Camat Salo dan Forkopimcam Gelar Sosialisasi Perbup Nomor 44 Tahun 2020, Berikut Sanksinya

- Kamis, 17 September 2020 22:41 WIB
539 view
Camat Salo dan Forkopimcam Gelar Sosialisasi Perbup Nomor 44 Tahun 2020, Berikut Sanksinya
Camat Salo dan Forkopimcam gelar Sosialisasi Perbup Nomor 44 Tahun 2020 di Aula Kantor Camat Salo, Kamis (17/09/2020). Foto: wan/Pesisirnews.com

SALO, Pesisirnews.com - Sejak Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH mengumumkan Peraturan Bupati No. 44 Tahun 2020 tanggal 8 September lalu, kemudian ditindaklanjuti dengan sosialisasi yang dilakukan pemerintah beserta stakeholder terkait untuk menegakan aturan pengendalian Covid-19.

Bertempat di Aula Kantor Camat Salo, Kamis (17/09/2020), dilaksanakan Sosialisasi Perbup No. 44 Tahun 2020 yang diikuti Kepala Desa se-Kecamatan Salo beserta para pelaku usaha dan pariwisata, serta perwakilan masyarakat.

Camat Salo Minda SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Salo beserta para Upika mendukung penuh pelaksanaan Perbup No. 44 Tahun 2020.

Baca Juga:

“Selaku Camat Salo tentunya kami meminta dukungan dari para Upika untuk mengedukasi masyarakat dalam menjalankan peraturan dari Pemerintah Kabupaten Kampar ini,” ujarnya.

Lebih lanjut wanita jebolan APDN Sumatera Barat tersebut menghimbau masyarakat agar jangan sampai terkena sanksi dari pelanggaran Perbup tersebut.

Baca Juga:

Sementara itu Kasatpol PP yang diwakili Sekretaris Agustar menyampaikan bahwa Perbup no 44 Tahun 2020 ini akan mulai diberlakukan pada Senin (21/09/2020).

"Selaku penegak Peraturan Daerah, kami dari Satpol PP Kabupaten Kampar berharap kerjasama masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, apalagi untuk pelaku usaha, ini sudah ada ketentuan dari Perbub berikut sanksinya,” pinta mantan Camat XIII Koto Kampar itu.

Hadir juga sebagai narasumber Kapolsek Bangkinang Iptu Yulanda yang juga meminta partisipasi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Senin nanti, Perbup No. 44 Tahun 2020 akan resmi diberlakukan. Kami selaku penegak hukum beserta stakeholder akan menindak masyarakat yang melanggar. Tentu berdasarkan mekanisme yang berlaku,” kata Yulanda.

Sementara itu Kadis Pariwisata yang diwakili Kabid Pemasaran David Hendra S.Pi menyampaikan himbauan khusus bagi pelaku pariwisata.

“Kami berharap dengan pemberlakuan Perbup No. 44 Tahun 2020 ini dapat mendisiplinkan para pelaku pariwisata dan juga kami yakin hal ini akan menambah kenyamanan pengunjung,” ucapnya.

Untuk diketahui bersama, Peraturan Bupati No. 44 Tahun 2020 ini resmi diberlakukan pada Senin (21/09/2020).

[br]

Berikut sanksi yang dikenakan kepada para pelanggar aturan pengendalian Covid-19 sesuai Perbup No. 44 Tahun 2020 yang termuat dalam Bab IV PASAL 9:

A. Bagi Perorangan:

1. Teguran lisan atau teguran tertulis

2. Kerja sosial

3. Denda administratif sebesar Rp Rp100.000

B. Bagi pelaku usaha pengelola penyelenggara atau penanggung jawab tempat fasilitas umum:

1. Teguran tertulis

2. denda administratif untuk pelanggaran pertama dikenakan paling banyak sebesar Rp.1000.000

3. Pelanggaran kedua, penghentian sementara operasional usaha

4. Pelanggaran ketiga, penghentian izin usaha. (wan)

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketum PSSI Erick Thohir Ucap Syukur FIFA Jatuhkan Sanksi Ringan ke PSSI
Bupati Inhil Buka Sosialisasi Paud Holistik Integratif Tahun 2023
Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat
Prajurit Kodim 0314/Inhil dan Kodim 0302/Inhu Terima Sosialisasi dari Subdenpom 1/3-2 Tembilahan
Mahfud MD Beri Pengantar Sosialisasi KUHP "Kenduri KUHP Nasional"
Kemendagri Sosialisasikan Permendagri Nomor 87 Tahun 2022 tentang Akses Sanitasi Berkelanjutan
komentar
beritaTerbaru